Mayat Membusuk dalam Sumur di Probolinggo Dipastikan Korban Pembunuhan

Mayat Membusuk dalam Sumur di Probolinggo Dipastikan Korban Pembunuhan

M Rofiq - detikJatim
Sabtu, 04 Jul 2026 13:15 WIB
Evakuasi jenazah perempuan yang ditemukan membusuk dalam sebuah sumur di Probolinggo.
Evakuasi jenazah perempuan yang ditemukan membusuk dalam sebuah sumur di Probolinggo. (Foto: M Rofiq/detikJatim)
Probolinggo -

Misteri kematian seorang perempuan yang jenazahnya ditemukan membusuk dalam sumur di tengah hutan sengon, Kraksaan, Probolinggo akhirnya tersingkap. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo memastikan bahwa korban yang berinisial SM (26) tersebut murni merupakan korban pembunuhan.

Kesimpulan ini diperoleh penyidik setelah tim dokter forensik merampungkan proses autopsi dan menemukan bukti-bukti kekerasan fatal pada tubuh warga Dusun Raab, Desa Bantaran tersebut. Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif, membenarkan status kepastian hukum penyebab kematian korban.

"Alhamdulillah identitas korban sudah diketahui. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk dukungan media yang terus memberitakan perkembangan kasus. Saat ini penyelidikan masih terus dikembangkan. Hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan," ujar Wahyudin, Sabtu (4/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa pemeriksaan laboratorium forensik ini menjadi fondasi penting untuk merekonstruksi detail peristiwa yang menimpa korban secara ilmiah.

"Autopsi sudah selesai dilakukan. Nanti penjelasan lengkap akan disampaikan Kasat Reskrim. Kami ingin memastikan seluruh prosedur dan administrasi penyidikan telah selesai sehingga tidak ada kekeliruan saat rilis resmi dilakukan," tegas Kapolres.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, jenazah perempuan itu pertama kali ditemukan pada Jumat (3/7). Penemuan jenazah ini menggegerkan warga Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kraksaan. Diawali dengan aroma busuk yang menyengat dari sebuah sumur tua di kawasan hutan sengon.

Warga yang mengecek sumber aroma itu menemukan mayat perempuan ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan sudah mengalami pembusukan lanjut. Diketahui bahwa mayat yang ditemukan itu ternyata SM.

Pihak keluarga sempat membuat laporan kehilangan ke Polsek Bantaran setelah SM pamit keluar rumah pada 30 Mei 2026 untuk membeli ayam geprek naik motor Honda Beat tetapi tidak kunjung kembali. Misteri kian menebal ketika motor korban belakangan ditemukan telantar di aliran Sungai Randu Merak, Paiton.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads