Kematian Sekdin PRKP Bangkalan Diduga Terkait Love Scamming

Kematian Sekdin PRKP Bangkalan Diduga Terkait Love Scamming

Suparno - detikJatim
Senin, 06 Jul 2026 15:00 WIB
Pria misterius terekam CCTV bersama sekdin Bangkalan yang ditemukan tewas di Bandara Juanda
Pria misterius terekam CCTV bersama sekdin Bangkalan yang ditemukan tewas di Bandara Juanda/Foto: Tangkapan layar
Sidoarjo -

Kematian Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda, masih terus didalami aparat kepolisian.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya mengungkapkan dugaan awal bahwa kliennya menjadi korban tindak kejahatan yang diawali dengan hubungan perkenalan melalui komunikasi jarak jauh.

Menurut Risang, berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga, korban dan laki-laki yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sebenarnya sudah saling mengenal cukup lama. Namun, selama ini keduanya hanya berkomunikasi melalui sambungan telepon maupun media daring dan belum pernah bertemu secara langsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari informasi yang kami peroleh, mereka memang sudah saling mengenal dalam waktu yang cukup lama. Tetapi komunikasi itu hanya lewat telepon atau media daring. Pertemuan secara langsung baru terjadi saat peristiwa tersebut," kata Risang kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Senin (6/7/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menilai pola hubungan tersebut memiliki kemiripan dengan modus love scam, yakni pelaku membangun kedekatan dan kepercayaan dengan korban melalui komunikasi jarak jauh dalam waktu lama sebelum akhirnya mengajak bertemu secara langsung.

"Dugaan kami, pola yang terjadi mengarah seperti love scam. Pelaku membangun kepercayaan korban terlebih dahulu melalui komunikasi jarak jauh, kemudian baru bertemu secara langsung. Namun tentu ini masih dugaan yang nantinya harus dibuktikan melalui penyidikan kepolisian," ujarnya.

Terkait identitas laki-laki yang diduga bersama korban sebelum kejadian, Risang juga menanggapi informasi yang ramai beredar di media sosial.

Menurutnya, pria diduga inisial E memang banyak disebut-sebut di berbagai unggahan media sosial. Bahkan beredar informasi yang menyebut pria tersebut pernah bekerja di salah satu instansi yang disingkat BPPN.

Namun demikian, Risang menegaskan seluruh informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum.

"Informasi mengenai identitas maupun latar belakang pekerjaannya masih sebatas kabar yang berkembang di media sosial. Kami belum bisa membenarkan karena sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Semua itu baru bisa dipastikan setelah yang bersangkutan ditemukan dan dilakukan pemeriksaan," tegasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Ruly Yunis Setiawati masih dalam penyelidikan kepolisian. Keluarga berharap aparat segera mengungkap fakta di balik kematian korban serta menangkap pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads