Komunitas Jember Book Party (JBP) menghadirkan terobosan produktif di bulan suci melalui program "5 AM Habit Spesial Ramadhan: Baca, Bangun, Beraksi" yang digelar virtual melalui Google Meet. Gerakan ini memberdayakan literasi sebagai asupan pertama kepala sebelum memulai hari.
PIC Jember Book Party, Shofia menjelaskan bahwa pemilihan waktu pukul 05.00 WIB bertujuan untuk membangun konsistensi yang kuat.
"Kami ingin hal pertama yang mengisi kepala kita adalah materi-materi dari buku. Supaya membaca ini bisa menjadi kebiasaan, maka kegiatan perlu dilakukan secara konsisten selama sebulan," papar Shofia kepada detikJatim, Rabu (25/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus edisi Ramadan, tantangan yang biasanya berjalan 30 hari ini dipadatkan menjadi 20 hari untuk memberi ruang bagi anggota yang mulai disibukkan dengan persiapan qiyamul lail dan mudik lebaran.
Meski dilakukan secara daring, antusiasme peserta tidak begitu surut. Yuki, salah satu bookmates yang rutin mengikuti sesi daring maupun luring, mengakui esensi yang dirasakan selama mengikuti program ini.
"Seru sih, karena bukan hanya baca, tapi ter-challenge untuk bisa menceritakan sejauh apa yang dibaca supaya meng-influence rekan lain, berupa storytelling maupun self journaling, dan terlebih adanya timer," ungkap Yuki.
Keseruan ini pun kerap diwarnai momen jenaka, seperti saat panitia memergoki peserta yang tidak sengaja tertidur dalam kondisi kamera masih menyala saat sesi berbagi berlangsung.
Fenomena gerakan literasi ini pun mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk pelopor Gerakan Literasi Nasional, Satria Dharma, serta konten kreator Alwi Johan.
Program ini dipandang sebagai upaya krusial untuk merangkul pecinta buku di seluruh Indonesia yang belum bisa hadir secara fisik, sekaligus menanamkan kebiasaan membaca sebagai kebutuhan harian yang akan terasa janggal jika ditinggalkan.
Sebagai informasi, Jember Book Party merupakan bagian dari jaringan raksasa Indonesia Book Party yang kini telah tersebar di lebih dari 30 kota, mulai dari Pekanbaru, Medan, Bandung, hingga ke wilayah timur seperti Makassar, Manado, dan Maumere.
Di Jember sendiri, komunitas yang diinisiasi sejak Januari 2024 ini memiliki sayap kegiatan yang luas, mulai dari diskusi isu nasional di forum Rantai Indonesia, English Club, hingga platform kepenulisan gratis di Njoto.id. JBP juga merambah segmen keluarga melalui program Moms & Kids Book Party untuk menanamkan literasi sejak dini.
Shofia berharap, langkah kecil melalui jam 5 pagi ini bisa berdampak nyata bagi kualitas diri para anggotanya.
"Sesuai kutipan James Clear dalam buku Atomic Habits, semua hal besar bermula dari awal yang kecil. Keputusan kecil membaca satu atau dua halaman secara konsisten akan memberikan dampak berkelanjutan," pungkasnya.
(auh/dpe)