Angka kecelakaan lalu lintas di Tulungagung meningkat tajam selama Operasi Lilin Semeru 2025. Lima orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan luka-luka.
Kasatlantas polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila, mengatakan selama operasi yang berlangsung 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 terjadi 39 kecelakaan lalu lintas.
"Dari jumlah itu 59 orang mengalami luka-luka dan lima orang meninggal dunia. Angka kecelakaan ini meningkat 40 persen dari tahun 2024 yang hanya 22 kejadian dan nihil korban jiwa," kata AKP M Taufik Nabila, Senin (5/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jumlah kerugian yang ditimbulkan juga mengalami peningkatan dari Rp22,8 juta menjadi Rp37,3 juta.
"Kecelakaan ini ada yang antara sepeda motor dengan sepeda motor maupun mobil dengan sepeda motor," jelasnya.
Taufik mengaku seluruh kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia berada di luar jalur wisata. Meskipun mengalami peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas di, pihaknya menegaskan pelaksanaan pengamanan libur Natal dan tahun baru 2026 berlangsung lancar.
"Kepadatan arus lalu lintas hanya terjadi di pintu keluar JLS di simpang tiga Besuki. Ini terjadi pada sore hari saat warga pulang dari wisata. Lokasi tersebut padat karena ada limpahan dari pantai di Trenggalek," katanya.
(auh/abq)
