Jelang Ramadan, Kapolresta Sidoarjo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Jelang Ramadan, Kapolresta Sidoarjo Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Suparno - detikJatim
Senin, 26 Jan 2026 21:30 WIB
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing bersilaturahmi dengan masyarakat
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing bersilaturahmi dengan masyarakat (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing bersilaturahmi dengan organisasi kemahasiswaan serta organisasi keagamaan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam sambutannya, Kombes Christian Tobing menegaskan bahwa tugas menjaga keamanan tidak bisa dijalankan kepolisian seorang diri. Menurutnya, dukungan moral, sosial, dan intelektual dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, terutama menjelang Ramadan saat aktivitas masyarakat meningkat.

"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan tugas, sehingga masukan dari para tokoh agama, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat sangat kami harapkan," kata Christian dalam sambutannya, Senin (26/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik yang sejuk dan menenangkan. Menjelang Ramadan, pesan-pesan dakwah yang menekankan persaudaraan, toleransi, serta empati sosial dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial.

ADVERTISEMENT

"Agama harus hadir sebagai sumber kedamaian, bukan pemecah belah. Peran para kiai, ulama, dan tokoh agama sangat besar dalam menjaga suasana tetap kondusif," katanya.

Selain tokoh agama, Kapolresta juga menyoroti peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual. Ia mengajak mahasiswa menjadi penyeimbang yang konstruktif dalam kehidupan demokrasi serta turut meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah derasnya arus informasi.

"Perkembangan teknologi informasi sangat cepat. Jika tidak disikapi dengan bijak, bisa memicu kesalahpahaman hingga konflik sosial. Di sini peran mahasiswa dan tokoh agama sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi," jelasnya.

Polresta Sidoarjo, lanjutnya, mengedepankan langkah preventif melalui fungsi intelijen dan pembinaan masyarakat. Namun upaya tersebut akan jauh lebih efektif jika didukung partisipasi aktif warga.

Kombes Christian juga menegaskan komitmen jajarannya untuk mengedepankan pendekatan dialog dan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat. Ia memastikan pintu Polresta Sidoarjo terbuka bagi kritik, saran, maupun aspirasi.

"Kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Karena itu kami terus berupaya melakukan perbaikan pelayanan," tegasnya.

Di akhir kegiatan, ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial, melainkan menjadi awal komunikasi berkelanjutan antara kepolisian, mahasiswa, dan tokoh agama.

"Kami mohon doa dan dukungan agar anggota Polresta Sidoarjo bisa terus memperbaiki diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads