Dukung Asta Cita Presiden, Polres Kediri Tanam 3.000 Bibit Uwi Ungu

Dukung Asta Cita Presiden, Polres Kediri Tanam 3.000 Bibit Uwi Ungu

Andhika Dwi - detikJatim
Rabu, 04 Mar 2026 22:35 WIB
Polres Kediri Tanam 3.000 Bibit Uwi Ungu
Polres Kediri Tanam 3.000 Bibit Uwi Ungu (Foto: Istimewa)
Kediri -

Polres Kediri mengambil peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sebanyak 3.000 bibit uwi ungu ditanam di lahan seluas 3.850 meter persegi di belakang Mapolsek Wates, Rabu (4/3/2026) sore.

Penanaman ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI di sektor ketahanan pangan. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan PCTA Indonesia serta melibatkan berbagai pihak.

Kegiatan dipimpin langsung Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno dan dihadiri Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji bersama jajaran. Turut hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Forkopimcam Wates, Pondok Jati Diri Bangsa, hingga kelompok gabungan tani (Gapoktan) setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 3.000 bibit uwi ungu yang ditanam pada tahap awal ini berasal dari PCTA Bekasi, Pondok Jati Diri Bangsa, serta petani Kabupaten Magetan. Proses persiapan dilakukan secara bertahap sejak akhir Januari, mulai dari peninjauan lokasi, koordinasi lintas sektor, pemagaran lahan, hingga pengolahan tanah dan penyiapan bibit.

ADVERTISEMENT

Kombes Pol Sih Harno menegaskan ketahanan pangan merupakan pilar strategis dalam menjaga stabilitas nasional. Menurutnya, ketersediaan pangan berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan sosial dan ekonomi bangsa.

"Tanam raya uwi ungu ini menjadi langkah konkret dalam diversifikasi pangan lokal. Secara regional, Polda Jatim juga mengawal penyerapan jagung hingga 30.000 ton dan menggalakkan penanaman uwi ungu di berbagai wilayah di Indonesia," kata Kombes Pol Sih Harno, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, Ketua DPD PCTA Jawa Timur H. Puryono menyebut uwi ungu masih belum banyak dikenal masyarakat meski memiliki potensi besar sebagai alternatif pangan.

"Selama ini masyarakat lebih mengenal ubi ungu. Padahal uwi ungu memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan antioksidan tinggi yang baik untuk kesehatan. Perawatannya juga relatif mudah sehingga sangat potensial dikembangkan," jelasnya.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menambahkan, penanaman ini menjadi langkah awal pengembangan uwi ungu sebagai salah satu komoditas alternatif di wilayah hukum Polres Kediri.

"Uwi ungu menjadi alternatif yang kami dorong untuk dikembangkan karena memiliki potensi besar dan masa tanam yang relatif panjang," tandasnya.

Program ini diharapkan tidak berhenti pada tahap penanaman, melainkan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh penguatan pangan alternatif yang bisa direplikasi di wilayah lain.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads