Polresta Sidoarjo Tanam Jagung Serentak Kwartal I 2026 di Lahan 35 Hektare

Polresta Sidoarjo Tanam Jagung Serentak Kwartal I 2026 di Lahan 35 Hektare

Suparno - detikJatim
Sabtu, 07 Mar 2026 20:01 WIB
Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing
Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing (Foto: Suparno/detikJatim)
Sidoarjo -

Polresta Sidoarjo bersama pemerintah daerah dan TNI menggelar penanaman jagung serentak kuartal pertama tahun 2026 di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI.

Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing mengatakan, penanaman jagung tersebut dilakukan secara serentak bersama seluruh Polsek jajaran Polresta Sidoarjo dengan melibatkan berbagai pihak.

"Kegiatan penanaman jagung kuartal pertama tahun 2026 ini dilaksanakan serentak bersama seluruh Polsek jajaran Polresta Sidoarjo. Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Kodim 0816 Sidoarjo, forkopimcam, pemerintah desa hingga kelompok tani," ujar Christian Tobing usai kegiatan, Sabtu (7/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, komoditas jagung dipilih karena menjadi salah satu fokus dalam program swasembada pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas pemerintah.

Menurutnya, Polri tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga melakukan pengawasan dari hulu hingga hilir. Mulai dari proses penanaman, produksi, hingga penyaluran hasil panen kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Kami melakukan pengawasan mulai dari proses penanaman, produksi, sampai penyaluran pupuk dan penyerapan hasil panen. Harapannya produksi jagung bisa meningkat dan bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Untuk tahap pertama, penanaman jagung di wilayah Kabupaten Sidoarjo dilakukan di lahan seluas sekitar 35 hektare. Ke depan, pihaknya akan terus berupaya menambah luas lahan tanam agar produksi jagung semakin meningkat.

"Untuk tahap ini ada sekitar 35 hektare. Ke depan kita akan terus berupaya menambah lahan tanam sehingga produksi jagung bisa semakin meningkat," tambahnya.

Tobing juga meminta jajarannya untuk konsisten menjalankan program ketahanan pangan tersebut serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan para petani.

Program ini diharapkan mampu mendukung target swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads