27 Juta Pemudik Bakal Padati Jatim, Polisi: Jangan Tergesa-gesa

27 Juta Pemudik Bakal Padati Jatim, Polisi: Jangan Tergesa-gesa

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Jumat, 13 Mar 2026 10:15 WIB
Ditlantas Polda Jatim
Ditlantas Polda Jatim/Foto: Raihan Akbar Mahendra/detikJatim
Surabaya -

Pergerakan pemudik menuju Jawa Timur saat Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 27 juta orang. Lonjakan ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, terutama di wilayah tujuan wisata favorit seperti Malang Raya dan Banyuwangi.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim memastikan telah menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan tersebut. Pemudik juga diimbau tetap tenang, mematuhi arahan petugas, serta tidak tergesa-gesa saat berkendara.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi mengaku siap untuk mengantisipasi hal tersebut. Ia menyebut, pergerakan 27 juta pemudik akan dilayani dan diamankan perjalanannya. Termasuk para pemudik yang ingin berwisata di Jatim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Existing masyarakat Jawa itu masyarakat Jawa itu 42 koma sekian juta, bagaimana dengan tambahan sekian juta. Nah seperti itu kan ya ini analogi sederhana, artinya mari kita sikapi ini dengan dengan dengan afirmasi yang positif, artinya saudara-saudara kita datang menikmati Jatim untuk wisata dan lain sebagainya," kata Iwan kepada detikJatim, Jumat (13/3/2026).

ADVERTISEMENT

Iwan menilai, hal tersebut tentu akan membawa berkah bagi UMKM setempat. Dengan begitu, wisata ekonomi, pergerakan ekonomi, hingga cash flow-nya berjalan.

Ia memprediksi kepadatan akan terjadi di daerah yang memiliki destinasi wisata. Seperti Malang Raya dan Banyuwangi.

"Saya pastikan akan terjadi kepadatan dari mana-mana, namun mungkin most of-nya ada di Malang Raya. Karena Malang Raya ini punya daya tarik ya seperti kita ketahui Batu itu ada Jatim Park 1,2,3 dan lain sebagainya, ada wisata kuliner," imbuhnya.

"Kemudian, Malang juga menyuguhkan berbagai macam eksotisme wisata wisata budaya, wisata alam, sejarah, dan lain sebagainya. Ini akan menyedot (wisatawan), karena Malang itu juga menjadi kota nomor 2 di Indonesia yang menjadi tujuan wisata," ujarnya.

Begitu pula di kawasan Banyuwangi. Iwan menuturkan Banyuwangi dengan pantai eksotiknya di sepanjang jalan, bahkan tahun ini ada pembukaan Tol fungsional Paiton, dinilai akan menjadi daya tarik sendiri oleh pemudik. Iwan menyatakan, pemudik tak perlu khawatir, karena ada petugas yang disiagakan untuk mengatur lalin dan melayani pemudik.

"Nah ini kan menjadi menjadi sebuah dinamika yang terjadi setiap tahun yang kita harus memprediksi nih kira-kira nanti masyarakat, nih kalau lewat sana mau kemana apakah infrastrukturnya siap? apakah pendukungnya? Artinya, kalau kepadatan saya pastikan pasti akan padat, tapi don't worry di kepadatan itu akan ada petugas," imbuhnya.

Polisi dengan 3 melati di pundaknya itu menegaskan petugas gabungan dari TNI, Polri, hingga sejumlah instansi terkait akan siaga di sejumlah titik dan pos yang disediakan. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti aturan lalin, arahan petugas di lapangan, hingga tak terburu-buru dalam berkendara.

"Di setiap tempat kepadatan akan ada petugas, tentunya ikuti arahan petugas, ikuti arah rambu lalu lintas, tidak tergesa gesa dan sekali lagi menjadi pengemudi yang bertanggung jawab dan tertib berlalu lintas itu yang paling utama," tuturnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads