Rekrutmen Anggota Polri 2026 Dibuka, Polda Jatim: Jangan Percaya Calo!

Rekrutmen Anggota Polri 2026 Dibuka, Polda Jatim: Jangan Percaya Calo!

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Rabu, 01 Apr 2026 20:45 WIB
Rekrutmen Anggota Polri 2026
Rekrutmen Anggota Polri 2026 (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Polda Jawa Timur mulai menggelar tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Rekrutmen dibuka untuk jalur Taruna Akpol, Bintara, hingga Tamtama.

Karo SDM Polda Jatim Kombes Sih Harno mengatakan, jumlah peserta keseluruhan, baik yang mendaftar Taruna Akpol maupun Bintara dan Tamtama, sebanyak 6.464. Dari jumlah itu, terdiri dari 5.091 peserta laki-laki dan 1.373 peserta wanita.

"Sesuai data dari Biro SDM Polda Jatim, dari jumlah tersebut peserta yang terverifikasi sebanyak 5.126 terdiri dari 4.214 peserta laki-laki dan 912 peserta wanita," kata Harno dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi dengan 3 melati di pundaknya itu menjelaskan dalam proses rekrutmen ini, panitia menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis atau yang disebut BETAH.

"Seluruh tahapan tahapan kami laksanakan dengan prinsip BETAH, yakni bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Untuk jalur Taruna/Taruni Akpol, lanjut Harno, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat. Seluruhnya akan menjalani pendidikan selama 4 tahun di Akademi Kepolisian Semarang. Sementara pada jalur Bintara Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/MA sederajat, D3, hingga S-1.

"Mereka nantinya akan menjalani pendidikan selama lima bulan di Sepolwan Lemdiklat Polri, Pusdik Intel, dan SPN Polda Jatim," imbuhnya.

Adapun untuk jalur Tamtama Polri, peserta berasal dari lulusan SMA/SMK sederajat dan akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan di Sekolah Polisi Negara Polda Kalimantan Selatan dan Polda DIY. Menurutnya, penerimaan Taruna/i Akpol hanya melalui satu jalur, yaitu jalur reguler.

"Sedangkan Bintara dibuka melalui beberapa jalur sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dibutuhkan Polri," tuturnya.

Ia menyebutkan jalur Bintara Polri tahun ini dibuka melalui sejumlah formasi, seperti Bintara PTU, Intelijen, Polair, hingga Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus). Untuk Bakomsus, formasi yang dibuka antara lain di bidang Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Kesehatan, hingga Musik.

Selain itu, Polri juga membuka jalur Rekrutmen Proaktif (Rekpro) yang meliputi kategori prestasi, penghargaan, disabilitas, dan atlet SEA Games. Sedangkan, untuk jalur Tamtama, formasi yang dibuka terdiri dari Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.

Harno meminta seluruh peserta seleksi mengikuti setiap tahapan dengan serius dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Ia menegaskan keberhasilan dalam seleksi tidak ditentukan oleh jalur belakang, melainkan dari kesiapan dan usaha masing-masing peserta.

"Saya berpesan kepada seluruh peserta seleksi untuk mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat. Tunjukkan kualitas terbaik agar nantinya dapat lulus terpilih sesuai yang dicita-citakan. Kunci kesuksesan adalah persiapan yang serius dan matang. Percayalah pada kemampuan diri sendiri," katanya.

Tak hanya kepada peserta, imbauan juga disampaikan kepada para orangtua dan wali agar memberikan dukungan moril serta tidak mudah tergiur janji kelulusan dari pihak tertentu. Ia mengingatkan peserta maupun orang tua peserta agar tidak percaya kepada calo.

"Kami ingatkan kepada orang tua maupun wali peserta agar tidak percaya kepada calo atau siapapun yang menjanjikan masuk Polri dengan imbalan uang. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai aturan, silakan laporkan," paparnya.

Harno menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara terbuka dan mengedepankan kemampuan peserta. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan praktik percaloan atau penyimpangan dalam tahapan rekrutmen.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads