Polres Kediri menggelar pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka rekrutmen Taruna/Taruni Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Kediri, Rabu (1/4/2026).
Agenda ini diikuti 171 peserta seleksi beserta perwakilan orang tua. Keterlibatan orang tua menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga proses penerimaan tetap transparan dan akuntabel.
Kegiatan dipimpin Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji dan dihadiri jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari total peserta, terdiri atas 11 calon Taruna Akpol, 138 peserta Bintara PTU, 6 Bintara Intelijen, formasi kompetensi khusus seperti pertanian, humas, akuntansi, dan peternakan, serta 12 peserta jalur Tamtama Brimob.
Pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini menjadi tahapan awal seleksi setelah proses pendaftaran dan verifikasi administrasi. Tahap tersebut menegaskan komitmen panitia, peserta, dan orang tua untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi secara jujur dan sesuai aturan.
AKBP Bramastyo menegaskan, proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, dan objektif. Ia juga mengingatkan peserta agar tidak mudah tergiur janji kelulusan dari pihak tertentu.
"Seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, dan akuntabel. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan jangan mempercayai pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan," tegasnya.
Ia juga mendorong para peserta mempersiapkan diri secara maksimal dalam setiap tahapan seleksi.
"Kami berharap seluruh peserta mengikuti tahapan dengan sungguh-sungguh. Persiapkan diri, jaga kesehatan, dan tetap semangat agar bisa meraih hasil terbaik," ujarnya.
Melalui penandatanganan pakta integritas ini, Polres Kediri berharap proses rekrutmen berjalan objektif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap penerimaan anggota Polri.
(auh/abq)