Lahan eks asrama polisi di kawasan Polsek Plosoklaten kini tampil wajah baru. Di sinilah Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Kediri berdiri, siap menjadi 'arena tempa' kemampuan personel kepolisian Kabupaten Kediri.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji meresmikan fasilitas itu dengan pemotongan tumpeng di Desa Plosolor, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Seremoni peresmian langsung disambung sesi latihan menembak yang diikuti para pejabat utama (PJU) Polres Kediri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AKBP Bramastyo menegaskan, lapangan tembak ini bukan sekadar pelengkap fasilitas. Ini soal standar profesionalisme yang tak bisa ditawar.
"Setiap anggota harus memahami bahwa penggunaan senjata api memiliki konsekuensi besar, sehingga perlu didukung dengan latihan yang rutin, terarah, dan berkesinambungan," kata Bramastyo, Selasa (28/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa kemampuan menembak bukan hanya perihal ketepatan bidikan, melainkan cerminan disiplin dan pengendalian diri seorang aparat di lapangan.
"Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang kemampuan teknis personel agar semakin terasah, terukur, dan sesuai standar operasional yang berlaku," imbuhnya.
Dibangun di lahan eks asrama yang telah melalui penataan ulang dengan standar keamanan yang disesuaikan, Lapangan Tembak Tathya Dharaka dirancang agar latihan bisa digelar secara berkala tanpa harus bergantung pada fasilitas di luar wilayah. Pengawasan pun lebih ketat dan prosedural.
Ke depan, lapangan ini akan digunakan rutin sebagai tulang punggung pembinaan kemampuan anggota Polres Kediri, mencetak personel yang bukan hanya sigap, tapi juga terlatih dan bertanggung jawab.
(auh/abq)
