Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Kediri menjadi momentum penting kolaborasi lintas organisasi. Ketua Bhayangkari Cabang Kediri, Ny. Ratih Bramastyo, hadir langsung dalam puncak acara yang digelar di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Minggu (10/5/2026).
Kehadiran Bhayangkari dalam agenda ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap program pemberdayaan keluarga yang menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat Kediri.
Dalam sambutannya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berbicara terbuka mengenai tantangan sosial di wilayahnya. Ia mengakui masih banyak keluarga yang membutuhkan perhatian serius dan dukungan bantuan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lapangan, kita masih menjumpai keluarga yang hidup dalam kondisi yang cukup memprihatinkan," ujar Mas Dhito.
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi tanpa pamrih, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama PKK memberikan tali asih dan paket sembako kepada para kader PKK desa. Apresiasi ini dikhususkan bagi mereka yang telah mengabdi minimal 15 tahun secara berkelanjutan, meskipun banyak di antaranya telah memasuki usia lansia.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito (Mbak Cicha), menegaskan bahwa kader PKK adalah ujung tombak pendampingan masyarakat. Saat ini, fokus utama mereka adalah mengawal penanganan stunting hingga ke pelosok desa.
"Para kader menjadi garda terdepan dalam memastikan program kesehatan dan pendampingan keluarga berjalan optimal," tutur Eriani.
Selain isu kesehatan, peringatan HKG ke-54 ini juga dimeriahkan dengan Expo UMKM. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan sekaligus menjadi etalase produk lokal unggulan agar lebih dikenal luas oleh masyarakat.
Kasi Humas Polres Kediri, Iptu Yusi Baiti, menjelaskan bahwa keterlibatan Bhayangkari Cabang Kediri merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga.
"Kehadiran Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kediri adalah wujud kolaborasi nyata. Kami ingin memastikan program-program sosial yang digagas bersama PKK memberikan dampak langsung dan dirasakan oleh warga," jelas Iptu Yusi.
Melalui sinergi ini, Bhayangkari dan PKK berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari penguatan gizi keluarga hingga pendampingan ekonomi produktif bagi ibu rumah tangga di Kabupaten Kediri.
(ihc/abq)