HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba Satkamling-Menembak

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba Satkamling-Menembak

Andhika Dwi - detikJatim
Jumat, 05 Jun 2026 21:50 WIB
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji (Foto: Istimewa)
Kediri -

Polres Kediri menggelar dua kegiatan sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, yakni penilaian Lomba Satkamling tingkat Polres Kediri dan Lomba Menembak antar-Forkopimcam se-Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat keamanan lingkungan sekaligus meningkatkan soliditas lintas instansi di Kabupaten Kediri.

Dalam Lomba Satkamling, tim penilai mendatangi Pos Satkamling Guyub Rukun di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, dan Pos Satkamling Sidomulyo, Kecamatan Wates, yang menjadi wakil Rayon 1 dan Rayon 2. Penilaian dilakukan terhadap kelengkapan sarana prasarana, administrasi, keaktifan ronda malam, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menegaskan, penilaian tidak hanya berfokus pada kondisi fisik pos kamling, tetapi juga mengukur sejauh mana partisipasi warga dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Simulasi yang ditampilkan warga berjalan natural dan menggambarkan kondisi yang memang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat. Ini menunjukkan Satkamling tidak hanya aktif saat ada penilaian, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya menjaga keamanan dan menyelesaikan persoalan di lingkungan," kata Bramastyo kepada detikJatim, Jumat (5/6/2026).

Dalam penilaian tersebut, warga menampilkan berbagai simulasi, mulai patroli lingkungan, pengambilan jimpitan, mediasi konflik antarwarga bersama Ketua RT, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, hingga penanganan kasus pencurian dan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) serta pertolongan pertama saat kondisi darurat.

ADVERTISEMENT

Selain itu, tim juga mengecek kelengkapan fasilitas pendukung seperti buku mutasi, jadwal ronda, alat komunikasi, APAR, perlengkapan P3K, penerangan, hingga keberadaan Omah Rembug sebagai sarana musyawarah warga.

Menurut Bramastyo, keberhasilan Satkamling tidak ditentukan oleh hasil lomba semata, melainkan konsistensi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan setiap hari.

Sementara itu, Polres Kediri juga menggelar Lomba Menembak antar-Forkopimcam se-Kabupaten Kediri di Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Kediri, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimcam, Forkopimda, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah.

Hadir dalam kegiatan itu Dandim 0809/Kediri Letkol Inf David Nur H, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wibowo, para camat, kapolsek, dan danramil se-Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri mengatakan lomba menembak menjadi sarana mempererat sinergi dan kekompakan antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

"Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang memperkuat soliditas Forkopimcam dan meningkatkan kemampuan menembak guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan," ujar Bramastyo.

Lomba menggunakan senjata revolver dengan jarak tembak 15 meter dan tiga seri penembakan. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Tim Forkopimcam Purwoasri keluar sebagai juara pertama, disusul Forkopimcam Plemahan di posisi kedua dan Forkopimcam Pagu di posisi ketiga.

Dandim 0809/Kediri Letkol Inf David Nur H mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi kunci menjaga kondusivitas wilayah.

"Dengan kekompakan Forkopimcam, kami optimistis Kabupaten Kediri akan semakin aman, kondusif, dan maju," tegasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres Kediri. Selain memperkuat keamanan lingkungan melalui Satkamling, kegiatan itu juga menjadi wadah mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan pelayanan kepada masyarakat.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads