5 Warung Legendaris di Jalur Utama Jatim, Wajib Mampir Saat Mudik 2026!

5 Warung Legendaris di Jalur Utama Jatim, Wajib Mampir Saat Mudik 2026!

Chilyah Auliya - detikJatim
Minggu, 22 Mar 2026 17:00 WIB
Kasir Kedai Makan Diduga Bohong soal Tak Ada Uang Kembalian. Ilustrasi.
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Surabaya -

Momen Mudik Lebaran 2026 sudah di depan mata! Bagi detikers yang bersiap melintasi Jawa Timur, ada satu godaan yang sulit ditolak: melipir sejenak ke jalur arteri demi sepiring kuliner legendaris yang rasanya tak pernah berubah.

Meski jalan tol kini membentang mulus, jalur utama nasional tetap punya pesona tersendiri. Di sinilah resep-resep rahasia yang bertahan puluhan tahun menunggu untuk dicicipi. Agar perjalanan makin berkesan tanpa harus pusing blusukan ke tengah kota.

Berikut 5 rekomendasi warung legendaris yang posisinya sangat strategis di jalur Pantura dan Arteri Nasional Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasi becek telah menjadi makanan khas Nganjuk sejak 1940. Uniknya, tidak pernah ada yang tahu siapa yang kali pertama berdagang nasi becek.Nasi becek, makanan khas Nganjuk sejak 1940. Uniknya, tidak pernah ada yang tahu siapa yang kali pertama berdagang nasi becek. (Foto: Istimewa/dok.Pusat Informasi Pemkab Nganjuk)

Warung-warung Legendaris di Jalur Mudik Jatim

1. Nasi Becek & Sate Kambing "Pojok" (Nganjuk)

Bagi detikers yang masuk ke Jatim melalui jalur arteri dari arah Madiun atau Solo, warung ini adalah perhentian wajib. Lokasinya sangat ikonik, persis di pojok perempatan jalan utama Kota Nganjuk.

Mengapa Strategis? Terletak di Jl. Dr. Soetomo yang merupakan jalur utama antarprovinsi. Sangat mudah ditemukan bagi Anda yang memilih tidak lewat jalan tol.

ADVERTISEMENT

Sensasi Rasa: Bayangkan perpaduan kuah gulai yang gurih dengan bumbu kacang khas Nganjuk yang kental. Hidangan ini disajikan bersama sate kambing tanpa lemak yang teksturnya sangat empuk. Benar-benar penawar lelah setelah menyetir jauh!

2. Nasi Punel Bu Hj. Lin (Bangil, Pasuruan)

Bisa dibilang, inilah "rest area" alami paling populer di jalur Pantura Pasuruan. Nasi Punel adalah primadona dari Bangil yang menawarkan kenyamanan lewat sepiring nasi hangat dan beragam lauk.

Mengapa Strategis? Posisinya persis di pinggir jalan raya nasional Bangil dan sangat dekat dengan akses keluar Tol Gempol-Pasuruan (Exit Bangil). Area parkirnya pun luas, sangat bersahabat bagi mobil pemudik.

Sensasi Rasa: Menikmati nasi dengan tekstur lembut khas Bangil yang dipadukan dengan empal daging bumbu meresap, sate kerang, dan taburan serundeng yang bikin ketagihan.

3. Bakso Eddy (Probolinggo)

Lelah berkendara dan butuh yang segar-segar? Bakso Eddy adalah legenda di Probolinggo. Warung ini menjadi langganan pejabat hingga artis karena lokasinya yang sangat pas di tengah rute perjalanan panjang.

Mengapa Strategis? Terletak di Jl. Soekarno-Hatta yang merupakan jalur protokol wajib bagi kendaraan yang melintas ke arah timur menuju Banyuwangi atau Bali.

Sensasi Rasa: Keunggulannya ada pada kuah kaldu bening yang sangat segar dan tidak enek. Pilihan tepat untuk mengembalikan tenaga dan fokus sebelum melanjutkan perjalanan.

Nasi Sodu khas Situbondo menggoyang lidahNasi Sodu khas Situbondo menggoyang lidah. (Foto: Chuk S Widharsa/detikJatim)

4. Nasi Sodu Khas Asembagus (Situbondo)

Situbondo memiliki rute Pantura terpanjang dengan pemandangan laut yang cantik. Di sinilah detikers bisa menemukan Nasi Sodu, kuliner pesisir yang sederhana namun punya rasa yang mewah di lidah.

Mengapa Strategis? Berlokasi tepat di pinggir jalur utama Pantura arah Pelabuhan Ketapang. Anda bisa bersantap sambil menikmati semilir angin laut yang menyejukkan.

Sensasi Rasa: Nasi ini disiram kuah gulai santan encer berisi labu siam atau buncis, lengkap dengan lauk ikan tongkol bumbu merah yang menggugah selera.

5. Rujak Soto Mbok Mbret (Banyuwangi)

Sebelum menyeberang ke Bali atau sampai di kampung halaman di ujung timur, sempatkan mampir di Cluring untuk mencoba Rujak Soto. Inilah kuliner fusion paling berani dari Banyuwangi.

Mengapa Strategis? Berada di jalur utama nasional Jember-Banyuwangi. Sangat pas bagi pemudik yang memilih rute jalur tengah atau melalui Jember.

Rujak Soto BanyuwangiRujak Soto Banyuwangi. (Foto: Dwi Ari Setyadi for BeritaKlik)

Sensasi Rasa: Keunikannya terletak pada perpaduan rujak petis yang segar dan pedas, lalu disiram kuah soto babat yang gurih nan hangat. Jangan lupa pesan es temulawak sebagai pendamping sempurnanya!

Menjelajahi kuliner di sepanjang jalur utama Jawa Timur memang punya daya tarik tak tergantikan. Selain perut kenyang, mampir ke warung-warung di atas adalah cara efektif untuk beristirahat sejenak demi menghindari kelelahan saat mengemudi.

Pastikan detikers selalu memantau kondisi fisik dan kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan. Selamat Mudik 2026! Semoga perjalanan Anda lancar, selamat sampai tujuan, dan tentunya pulang dengan memori rasa yang tak terlupakan!




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads