Anda tiba-tiba lapar saat menikmati suasana malam Nganjuk? Semangkuk kolak roti hangat menjadi pilihan yang pas untuk mengganjal perut.
Salah satu yang patut dicoba adalah warung kolak roti "Kang Yudi", di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk.
Warung sederhana berupa tenda kaki lima di tepi jalan itu tak pernah sepi pembeli. Pemiliknya, Yudianto, (45), sudah 16 tahun setia berjualan kolak roti di lokasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggan setianya tetap berdatangan, dari sore hari sampai tengah malam.
"Sudah 16 tahun jualan di sini. Saya masak sendiri kolak rotinya di rumah setiap hari," ujar Yudianto kepada detikJatim, Sabtu (25/4/2026).
Kang Yudi, sapaannya, berjualan ditemani sang istri, Nyamiati, (40). Keduanya kompak melayani pembeli yang datang silih berganti.
Sesuai namanya, menu utama yang disajikan warung ini adalah kolak roti.
Berbeda dari kolak pisang, kuliner ini berbahan dasar roti tawar yang dipotong-potong kotak kecil.
"Lalu dicampur mutiara, ketan, dan taburan kacang goreng," urai Kang Yudi.
Semua bahan itu disiram kuah panas berbahan santan gula aren yang kental. Rasa manis berpadu gurih menciptakan sensasi hangat di lidah hingga perut. Pas dinikmati saat malam.
Tak hanya kolak roti, warung ini juga menyediakan beragam pelengkap. Mulai dari gorengan, nasi bungkus mini, hingga sate jeroan dan sate ayam. Pilihan minumannya lainnya juga ada, seperti kopi, es teh, es jeruk, hingga susu panas.
Satu mangkuk kolak roti dibanderol hanya Rp 5 ribu. Tak heran jika warung ini menjadi favorit berbagai kalangan, dari pekerja hingga anak muda yang ingin nongkrong santai.
"Dalam semalam, sampai panci kuah habis ini saya bisa melayani 100 mangkuk kolak roti," ungkap Kang Yudi.
Salah satu pelanggan setia warung kolak roti Kang Yudi, Agus Karyono, (45), warga Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, mengaku rutin singgah di warung tersebut.
"Rasa kuah kolak rotinya khas, manis dan gurihnya pas. Kalau malam dingin, makan ini bikin badan hangat," ungkap Agus.
Menurutnya, selain rasa, suasana warung juga menjadi daya tarik tersendiri. Lokasinya yang sederhana justru terasa nyaman untuk berbincang santai sambil menikmati kopi.
"Tempatnya enak buat nongkrong. Sering ke sini sekalian ngopi sama teman," pungkasnya.
(ihc/abq)