Meriahnya Festival Rujak Uleg Surabaya Bertema Piala Dunia 2026

Meriahnya Festival Rujak Uleg Surabaya Bertema Piala Dunia 2026

Jihan Navira - detikJatim
Sabtu, 09 Mei 2026 21:30 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi dan Wawali Armuji membuka Festival Rujak Uleg Surabaya 2026
Wali Kota Eri Cahyadi dan Wawali Armuji membuka Festival Rujak Uleg Surabaya 2026 (Foto: Jihan Navira/detikJatim)
Surabaya -

Ribuan warga tumplek blek di eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) yang kini dikenal sebagai Surabaya Expo Center (SBEC), Sabtu (9/5) malam.

Mereka memadati lokasi untuk memeriahkan Festival Rujak Uleg 2026 yang kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) sekaligus menjadi bagian rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Antusias warga Surabaya, wisatawan luar kota, hingga mancanegara mulai berdatangan sejak sore hari untuk ikut menyemarakkan festival setahun sekali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengusung tema "Rujak Phoria: Festival Rujak Menyambut Pesta Sepak Bola Dunia", area nguleg disulap layaknya tribun stadion sepak bola. Sorak-sorai hingga yel-yel dari masing-masing tim peserta membuat suasana semakin meriah.

Nuansa sepak bola juga tampak dari berbagai dekorasi dan atribut yang memenuhi area festival. Bendera Persebaya hingga ornamen bernuansa pertandingan olahraga menghiasi lokasi acara.

ADVERTISEMENT

Pembukaan festival berlangsung meriah sekitar pukul 18.30 WIB. Acara diawali teatrikal bertajuk "Rujak Phoria" yang menampilkan semangat pesta olahraga dunia, kemudian dilanjutkan fashion show bertema sport fashion "Surabaya World Fashion Carnival".

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam sambutannya mengatakan Festival Rujak Uleg bukan sekadar agenda tahunan, melainkan simbol kebersamaan warga Surabaya. Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti kuatnya persatuan masyarakat dari berbagai lapisan.

"Rujak Uleg ini menunjukkan bahwa Surabaya dibangun dari kekuatan kekeluargaan. Yang ikut nguleg itu ada dari RW, SWK, hotel, dan berbagai komunitas. Jadi Surabaya ini dibangun oleh orang-orang yang mau bersama-sama menjaga kota," kata Eri.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena Festival Rujak Uleg 2026 resmi terpilih sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara setelah bersaing dengan ratusan event dari seluruh Indonesia.

"Kehadiran festival ini tidak hanya memperkuat identitas budaya Kota Surabaya, tapi juga membuka peluang bagi UMKM, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk tumbuh bersama dalam ekosistem pariwisata," ujarnya.

Selain itu, Eri mengatakan masuknya Festival Rujak Uleg dalam Karisma Event Nusantara menjadi bukti kuatnya budaya guyub rukun warga Surabaya yang selama ini terus terjaga.

Menurutnya, peserta yang ikut nguleg berasal dari seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang jabatan maupun status sosial.

"Pantes perkoro opo? Suroboyo iku guyub rukun, seng nguleg iku yo kabeh teko lapisan warga Surabaya. Ono sing teko RW, SWK, hotel, komunitas, kabeh nyawiji dadi siji," kata Eri.

Ia pun berpesan agar semangat persatuan tersebut terus dijaga. Sebab, Festival Rujak Uleg dinilai menjadi simbol kebersamaan warga Kota Pahlawan.

"Dijogo guyub rukune, dijogo persatuane, mergo Rujak Uleg iki dadi siji. Gak ndelok pangkate opo. Surabaya iki dibangun karo wong sing gelem noto Suroboyo," ujarnya.

Eri berharap semangat kebersamaan dalam perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu terus hidup dan menjadi pengingat bahwa warga Surabaya adalah saudara.

"Semoga malam ini akan terus menjadi pengingat kita, bahwa Surabaya punya semangat untuk hari jadinya dengan menunjukkan kita saudara sampai ilah yaumil qiyamah," pungkasnya.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads