Great Grace Futsal Surabaya Iringi Perjalanan Sulaiman hingga ke Timnas

Great Grace Futsal Surabaya Iringi Perjalanan Sulaiman hingga ke Timnas

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Minggu, 25 Jan 2026 11:00 WIB
Sulaiman Rizki berseragam Great Grace Futsal Surabaya
Sulaiman Rizki berseragam Great Grace Futsal Surabaya (Foto: Dok GGFS)
Surabaya -

Dalam riwayat futsal Sulaiman Rizki, Great Grace Surabaya menjadi salah satu tempat pemain Timnas U-19 tersebut menempa diri. GGFS telah mengiringi langkah Sulaiman selama 4 tahun terakhir.

Manajer Great Grace Futsal Surabaya, Ervin Lin, menyampaikan perasaan mendalamnya terhadap pencapaian Sulaiman. Ia merasa bangga dan terharu bisa menemani perjalanannya hingga menembus Timnas. Selain itu, ia juga menyanjung kerja keras Sulaiman.

"Sebagai ibu yang sudah menemani proses dia selama 3-4 tahun berjalan ini, saya merasa bangga dan terharu dengan pencapaian Sulaiman bisa sampai masuk ke Timnas. Kita hanya memberi wadah untuk membentuk nilai dan karakter, pencapaian dia tidak hanya tergantung pada klub saja tetapi juga karena kerja keras dia," tutur Ervin Lin pada detikJatim, Jumat (23/1/26).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai sosok yang menyertai kiprah futsal Sulaiman, Ervin Lin menceritakan proses awalnya mendapat panggilan seleksi Timnas. Ia memaparkan bahwa kesempatan itu bermula setelah Porprov Jawa Timur 2025.

Setelah kompetisi tersebut usai, Sulaiman diminati oleh tiga klub Pro Futsal League. Dengan pertimbangan komposisi dan menit bermain, Moncongbulo dipilih sebagai klub profesional pertama pemain tersebut.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya setelah kejuaraan Porprov, Sulaiman sebenarnya mendapat tawaran dari tiga klub yaitu Unggul, Cosmo, dan Moncongbulo. Kita pertimbangkan bagaimana anak ini bisa mendapatkan klub yang bisa memberi jam bermain untuk dia. Kita akhirnya memutuskan untuk anak ini ke Moncongbulo karena katanya mereka ingin memakai pemain muda untuk regenerasi," jelas Ervin Lin.

Sulaiman mendapat undangan khusus sewaktu seleksi untuk Timnas karena dia merupakan bagian dari klub liga.

"Lalu, pada saat itu ada seleksi Timnas dia juga mendapat undangan secara khusus karena masuk di klub liga. Dari 20 lebih pemain, hanya dia dan beberapa anak saja yang lolos," imbuhnya.

Ervin Lin juga mengisahkan cerita mula Sulaiman menempa keterampilannya bersama Great Grace. Manakala awal bergabung, sosok Sulaiman cukup pendiam dan tertutup di mata Manajer Great Grace tersebut.

"Selama dia ikut serta di Great Grace, Sulaiman anaknya pendiam dan tertutup. Kita pelan-pelan melakukan pendekatan ke dia sebenarnya tidak mudah. Pertama kali kita lihat anak ini, dia berbakat tapi karakternya belum terbentuk," ungkapnya.

Great Grace percaya bahwa futsal bisa menumbuhkan harapan-harapan baru. Oleh karena itu, pendekatan coba dilakukan untuk merangkul dan menuntun Sulaiman dalam proses yang dijalaninya.

"Saya benar-benar melakukan pendekatan secara personal, mengenal keluarganya, datang ke rumah. Saya benar-benar ingin tahu latar belakangnya seperti apa, ingin berusaha memahami anak ini," pungkas Ervin Lin.

Serupa nama yang bermakna rahmat yang dahsyat, Great Grace terus menyertai dan menyalakan semangat Sulaiman untuk senantiasa percaya pada mimpinya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads