Arema FC dipastikan tidak akan memandang sebelah mata Persijap Jepara. Bakal dijamu Singo Edan dalam laga lanjutan Super League 2026/2026 di Stadion Kanjuruhan awal pekan depan.
Pelatih Arema FC Marcos Santos memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya bahwa tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu telah bertransformasi total.
"Jepara memenangkan pertandingan terakhir dan mereka telah merombak skuad serta staf pelatih. Kita harus berhati-hati," ungkap Santos kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Brazil ini menyoroti keberadaan pelatih baru Persijap Divaldo Alves yang sudah mengenal seluk-beluk Liga Indonesia, serta ketajaman striker lawan, Carlos Henrique França.
Bagi Santos, kemenangan Arema FC di laga sebelumnya harus menjadi batu pijakan, bukan alasan untuk bersantai. Bermain di kandang sendiri, target poin penuh menjadi harga mati bagi Singo Edan untuk membuktikan bahwa mereka pantas berada di papan atas.
Marcos pun secara terang-terangan mengungkap ambisinya membangun lini depan yang mematikan dengan aroma Brasil yang kental. Dengan memasang duet Brazil di lini depan.
Kedatangan Vinicius, Gabi, dan França di paruh musim ini bukan sekadar pelengkap kuota bagi tim berjuluk Singo Edan itu.
Dengan hadirnya tenaga baru, Singo Edan diprediksi akan tampil lebih agresif dan demi memperbaiki posisi di klasemen. Duet Dalberto dan Vinicius diharapkan mampu memperbaiki masalah utama Arema FC selalu gagal dalam mencetak gol.
"Dalberto dan Vinícius pasti bisa bermain bersama. Tim perlu menciptakan banyak peluang dan bermain menyerang. Pemain kami harusnya bisa lebih produktif mencetak gol lagi," pungkasnya.
(mua/hil)
