Rio Fahmi dipastikan tidak bisa memperkuat Arema FC saat menghadapi Semen Padang pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang digelar Minggu (15/2/2026). Ia harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Meski baru mengantongi dua kartu kuning sejak bergabung dengan Arema, total kartu yang dikumpulkan Rio sepanjang musim sudah memenuhi batas hukuman.
Sesuai aturan kompetisi, catatan kartu kuning tetap dihitung secara kumulatif meski seorang pemain berpindah klub di tengah musim berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam regulasi Super League 2025/2026, pemain yang mengoleksi empat kartu kuning dalam satu musim wajib menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan pada laga berikutnya.
Perhitungan kartu bersifat akumulatif sepanjang musim dan tidak dihapus walaupun pemain berganti tim, sehingga disiplin individu menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pemain di setiap pertandingan.
Dua kartu kuning Rio bersama Arema didapat saat menghadapi Persijap Jepara dan Persija Jakarta. Namun, catatan kartu dari klub sebelumnya tetap dihitung dalam total akumulasi, sehingga bek berusia 24 tahun tersebut harus menepi satu pertandingan dan baru bisa kembali memperkuat tim pada laga selanjutnya.
Absennya Rio tentu menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih Arema untuk menyiapkan opsi pengganti di sektor pertahanan. Pasalnya, laga melawan Semen Padang menjadi momen penting bagi Singo Edan untuk menjaga konsistensi performa dan mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara.
(auh/hil)
