Marcos Santos Ungkap Detail Kekalahan Arema atas Borneo FC

Super League

Marcos Santos Ungkap Detail Kekalahan Arema atas Borneo FC

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Jumat, 27 Feb 2026 20:15 WIB
Skuad Arema FC
Skuad Arema FC (Foto: Dok Arema FC)
Malang -

Arema FC takluk 3-1 di kandang Borneo FC pada pekan ke-23 Super League. Pelatih Singo Edan, Marcos Santos, memaparkan faktor-faktor kekalahan timnya secara detail.

Dominasi pertandingan dikendalikan Pesut Etam sejak sepak mula. Gol cepat Caxambu pada menit ketujuh disusul dua gol lain dari Juan Felipe Villa. Sementara itu, Arema hanya bisa membalas melalui 1 gol Dalberto.

Marcos Santos mengungkapkan, dalam laga yang berat ini, kebobolan pada menit awal mempersulit Singo Edan mengembangkan permainan. Selain itu, menurutnya tekanan yang diberikan suporter tuan rumah cukup berpengaruh pada jalannya laga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini pertandingan sulit. Kami sudah kalah di menit ketujuh babak pertama, jadi sangat sulit bermain di sini, terutama dengan motivasi dari suporter mereka," tutur Marcos Santos usai laga.

Tertinggal 3-0 di babak pertama menjadi pelajaran bagi Arema. Pada paruh kedua, permainan Singo Edan mengalami lonjakan signifikan. Banyak peluang mereka kreasi, namun tak banyak gol yang mereka ciptakan. Satu gol Dalberto tak mampu menghindarkan kekalahan.

ADVERTISEMENT

"Babak pertama kami tidak bisa berjuang maksimal. Di babak kedua saya sudah bicara dengan semua pemain dan mereka tampil lebih siap, tapi sudah sulit karena kami tertinggal tiga gol," imbuhnya.

Setelah 3 gol cepat ke gawang Arema, Borneo FC cenderung bermain bertahan dengan pressing ketat di area sendiri. Taktik yang diperagakan pelatih Fabio Lefundes tersebut cukup efektif meredam serangan Singo Edan.

"Ketika tertinggal 3-0 di babak pertama, kami sebenarnya tampil lebih dominan di babak kedua. Tapi situasinya sudah sulit karena mereka mencetak gol terlalu cepat," sambungnya.

Selaras dengan Marcos Santos, Pablo Oliveira memandang tekanan dan efektivitas Borneo pada awal laga menjadi faktor kunci dalam laga tersebut.

"Seperti kata pelatih, pressing Borneo di babak pertama luar biasa. Di babak kedua organisasi kami sudah lebih baik, tapi mereka sudah mencetak tiga gol lebih dulu, jadi sangat sulit bagi kami," ujarnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads