Timnas U-20 yang dikomandoi Nova Arianto sedang menjalani TC selama 10 hari di Surabaya. Fokus utama dalam persiapan ini adalah untuk memahami kondisi pemain dan melatih fondasi permainan.
Sebanyak 28 pemain dibawa Nova untuk training camp ini. Komposisi pemain terdiri dari beberapa jebolan Piala Dunia U-17 dan beberapa nama baru.
"Tujuan pertama kita TC ini adalah saya ingin melihat kondisi pemain, baik pemain baru maupun eks dari Piala Dunia U-17 kemarin," tutur Nova saat memimpin sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Kamis (5/3/2026) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum TC ini, Nova telah berdiskusi dengan John Herdman tentang program yang akan diterapkan. Ia menyampaikan bahwa pola permainan anak asuhnya akan disesuaikan dengan timnas senior.
"Fokus kami untuk satu minggu ini adalah menyeragamkan game plan atau secara filosofi yang dibuat timnas senior. Kita sudah banyak bicara dengan coach John Herdmann untuk membuat satu linear antara timnas U-20, U-23, dan timnas senior," imbuhnya.
Filosofi yang diusung timnas U-20 akan diseragamkan dengan senior dan kelompok umur lain. Meskipun begitu, Nova memiliki keleluasaan dalam mengimplementasikan formasi.
"Secara filosofi akan kita samakan, tetapi secara formasi Coach John sampaikan sangat fleksibel karena adaptif dengan lawan yang dihadapi," lanjutnya.
Dalam melatih fondasi permainan, Nova menekankan bahwa pola bertahan dan menyerang menjadi prioritasnya selama persiapan ini.
"Secara game plan, bagaimana bertahan dan bagaimana menyerang menjadi fokus pemain selama TC ini," terangnya.
Nova menambahkan bahwa tak ada formasi spesifik yang akan diterapkan untuk timnas U-20.
"Kalau formasi khusus belum ada secara spesifik, hanya dia (Herdman) menyampaikan bagaimana filosofi yang akan dibuat oleh timnas senior," ujarnya.
Tak ada garansi tempat bagi setiap pemain yang ada dalam skuad timnas U-20. Nova tak menutup kemungkinan menambah pemain baru mengingat kini Championship (Liga 2) akan menggulirkan kompetisi EPA.
"Apakah pemain ini ada promosi degradasi akan kita lihat karena sebentar lagi EPA U-20 di Liga 2 juga akan berjalan. Kebetulan itu pemain kelahiran 2007. Kalau memang ada pemain yang lebih baik dari yang ada di sini pastinya akan ada promosi degradasi," jelasnya.
Semua opsi mengenai perubahan komposisi pemain masih berpotensi terjadi. Nova menyatakan bahwa ia memilih pemain terbaik untuk timnya.
"Kenapa saya coba opsi lainnya, mungkin dari Liga 2 dan Liga 3, saya ingin melihat semua opsi yang terjadi seperti EPA U-20. kita lihat siapa pemain terbaik yang akan masuk," ucapnya.
Tak ada keraguan dalam benak Nova mengenai kualitas pemain yang ia pilih. Namun, ia akan terus membenahi dan meningkatkan kemampuan anak asuhnya.
"Kalau dari segi kualitas tidak ada masalah dan memang ada beberapa yang harus diperbaiki, saya pikir mereka akan menjalaninya dengan baik," tandasnya.
(auh/abq)
