Arema FC mengusung misi bangkit saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia di Stadion Kanjuruhan besok. Target tiga poin juga untuk mendongkrak posisi Arema masuk 10 besar di klasemen Super League 2025/2026.
Pelatih kepala Singo Edan Marcos Santos menegaskan bahwa persiapan timnya berjalan sangat baik.
Menurut Marcos, target kemenangan di kandang demi memperbaiki posisi di klasemen sementara yang saat ini masih sangat dinamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Poin kami tidak terlalu jauh dari tim yang di bawah, tetapi juga dekat dengan tim yang berada di atas. Ini menjadi motivasi bagi pemain supaya bisa bermain bagus dan mendapatkan poin penuh," kata Marcos kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).
Marcos Santos menyadari tantangan yang akan dihadapi. Pelatih asal Brazil ini mulai membaca pergerakan strategi lawan.
Apalagi, menghadapi Persis Solo yang memiliki tren positif tanpa kekalahan, meski kerap meraih hasil seri.
Baginya, jarak poin yang rapat di tabel klasemen harus menjadi pelecut semangat bagi para penggawa Arema FC. Arema FC sementara ini menempati urutan ke-11 di klasemen BRI Super League dengan total 35 poin.
Koleksi poin Arema FC terpaut dua poin dari Bali United di urutan ke-10 dan selisih tiga poin dari PSIM yang bertengger di peringkat ke-9.
Jika menang, tim Singo Edan akan naik ke posisi ke-9. Karena mempunyai catatan gol yang lebih baik ketimbang PSIM dan Bali United baru bermain menghadapi Malut United pada Minggu (19/4/2026).
Laga menjamu Persis Solo menjadi pertaruhan bagi Arema FC. Demi memperbaiki peringkat di papan klasemen.
"Persiapan sudah bagus, kami akan memenangkan pertandingan besok," tegasnya.
Sementara penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri memastikan tampil maksimal untuk mewujudkan target kemenangan.
"Tentu bekerja keras supaya mendapatkan kepercayaan dari Aremania," katanya terpisah.
(irb/hil)