Persebaya Surabaya menderita kekalahan dari Madura United dengan skor 1-2 pada pekan ke-28 Super League 2025/2026. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menerima secara penuh kekalahan timnya tersebut.
Duel Persebaya vs Madura United tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026) malam. Dua gol Madura United dibukukan Lulinha dan Riquelme, sedangkan satu gol Persebaya dicetak Riyan Ardiansyah.
Takluk di hadapan pendukung sendiri memunculkan kekecewaan mendalam pada benak Tavares. Ia harus menerima bahwa kiprah Persebaya belakangan ini tak seperti ekspektasi awalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat, sangat kecewa. Saya datang ke sini untuk mencoba membangun sesuatu, tetapi sayangnya semuanya tidak berjalan sebaik yang saya inginkan," tutur Tavares seusai laga.
Hasil buruk ini ia terima dengan lapang dada. Tavares menambahkan ia siap membenahi kekurangan tim guna memperbaiki situasi.
"Kita harus tetap rendah hati dan menerima ketika kita kalah. Saya menerima karena kami kalah, dan saya di sini untuk mencoba mengubah keadaan," ujarnya menambahkan.
Selama pertandingan, penggawa Bajol Ijo mempertontonkan kegigihan. Tavares mengapresiasi itu meskipun anak asuhnya hanya mampu menciptakan sebiji gol.
"Dan kami tidak bisa mengatakan bahwa para pemain bermain buruk, karena mereka menciptakan banyak peluang dan melakukan apa yang sudah kami rencanakan," terangnya.
Kini, laga telah usai. Pelatih asal Portugal tersebut ingin segera membenahi tim dan berfokus penuh menyongsong laga selanjutnya kontra Malut United dan Arema.
"Jadi sekarang saatnya untuk pemulihan, dan mencoba melakukan yang terbaik untuk pertandingan berikutnya. Kami tahu bahwa dua laga tandang ke depan akan sulit, tetapi kami akan mencoba memberikan yang terbaik," tandasnya.
(auh/hil)