Dibantai Persela 7-1, Pelatih Persipal Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Championship

Dibantai Persela 7-1, Pelatih Persipal Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 18 Apr 2026 23:30 WIB
Konferensi pers usai laga Persela Lamongan vs Persipal Palu
Konferensi pers usai laga Persela Lamongan vs Persipal Palu. (Foto: Istimewa)
Lamongan -

Pelatih Persipal Palu, Andhika Pratomo, mengakui kekalahan telak 1-7 dari Persela Lamongan dalam lanjutan Championship 2025/2026. Meski kalah telak, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya.

Duel Persela vs Persipal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (18/4/2026). Satu-satunya gol Persipal dalam laga ini hadir melalui Riku Ichimura pada menit 30.

Dalam konferensi pers usai laga, Andhika menyebut hasil tersebut sudah diprediksi mengingat kondisi tim yang dipastikan terdegradasi, sehingga fokus utama kini adalah memberikan kesempatan bermain bagi pemain yang minim jam terbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam meeting sudah saya sampaikan ke pemain, kita sudah tidak bisa lepas dari degradasi. Jadi saya harus memberikan jam terbang kepada pemain-pemain yang masih kurang," kata Andhika, Sabtu (18/4/2026).

Meski kalah dengan skor mencolok, ia menilai anak asuhnya tetap mampu menunjukkan permainan yang cukup baik, terutama dalam penguasaan bola di beberapa fase pertandingan.

ADVERTISEMENT

"Saya tetap apresiasi pemain, mereka bermain dengan sangat baik. Walaupun skor kalah telak, sepanjang pertandingan kita masih bisa menguasai jalannya laga," tambahnya.

Sementara itu, pemain Persipal, Meru Kimura, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Namun ia menegaskan timnya akan tetap berjuang hingga kompetisi berakhir.

"Jujur hasilnya mengecewakan, tetapi tidak ada pilihan lain selain berjuang sampai akhir di sisa pertandingan," ujarnya singkat.

Dalam laga yang berlangsung tanpa penonton tersebut, Persela tampil dominan sejak awal. Bermain agresif di lini depan, tim tuan rumah langsung menekan pertahanan Persipal dan membuka keunggulan di babak pertama.

Meski sempat memberikan perlawanan dan beberapa kali mencoba membangun serangan, Persipal kesulitan membendung intensitas permainan Persela. Lini pertahanan mereka kerap kewalahan menghadapi kombinasi serangan cepat yang dibangun tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Persela semakin tak terbendung dengan menambah sejumlah gol. Penyerang andalan mereka tampil impresif dan menjadi pembeda dalam pertandingan ini, sementara Persipal hanya mampu membalas satu gol hiburan.

Secara keseluruhan, Persela unggul dalam efektivitas serangan dan penyelesaian akhir, sedangkan Persipal meski memiliki beberapa momen penguasaan bola, gagal memaksimalkan peluang yang ada. Kekalahan ini semakin menegaskan posisi Persipal di zona degradasi, sementara Persela terus menunjukkan tren positif dalam perburuan poin di sisa kompetisi musim ini.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads