Marcos Santos kecewa luar biasa setelah Arema FC tumbang dengan telak 0-4 dari Persebaya. Ia meminta maaf kepada Aremania atas permainan tim yang dinilainya kurang maksimal dalam melakoni laga bertajuk Derby Jatim.
Kekalahan besar Singo Edan dari Bajol Ijo terjadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026). Hasil ini membuat Arema tak beranjak dari posisi ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 39 poin.
Benak Marcos Santos sebagai juru taktik Singo Edan jelas terhantam menerima realita ini. Skor 0-4 menunjukkan bahwa target kemenangan yang ia usung sebelum pertandingan tampak sangat kontras dengan kenyataan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Brasil tersebut merasa para pemainnya tidak menampilkan sikap yang tepat dalam meladeni permainan klub rival. Sepanjang laga, 11 penggawa Arema tampak tak berdaya di hadapan dominasi Persebaya.
"Kami tidak memiliki sikap yang tepat dalam pertandingan," tutur Marcos Santos dalam jumpa pers usai laga.
Penjelasan mengenai permainan tim ia jabarkan. Menurutnya, pada paruh pertama laga berlangsung cukup alot sebab kedua kesebelasan menerapkan gaya main bertahan.
Selepas jeda, malapetaka menghampirinya. Persebaya mampu memanfaatkan peluang yang mereka peroleh menjadi gol. Baik itu dari serangan balik, bola mati, maupun kesalahan pemain Arema sendiri.
"Di babak pertama, kedua tim sama-sama bermain bertahan, tetapi di babak kedua kami kebobolan akibat kesalahan sendiri, termasuk dari situasi bola mati yang tidak diantisipasi dengan baik," jelasnya.
Marcos menyayangkan betul kinerja pemainnya dalam pertandingan ini. Pola serang dan bertahan Arema bergulir sama buruknya. Catatan nirbobol dan tujuh poin dari tiga laga terakhir seakan tidak berdampak apa-apa.
"Kami juga kebobolan dua gol dari serangan balik dalam laga yang memberi keuntungan besar bagi tim yang lebih dulu mencetak gol, sementara kami gagal menciptakan peluang. Serangan kami tidak efektif dan kami melakukan kesalahan dalam transisi, meski sudah mengetahui kekuatan Persebaya," ungkapnya.
Atas hasil memalukan ini, Marcos Santos menghaturkan permintaan maaf kepada para pendukung Arema. Ia kecewa karena tim gagal menampilkan performa terbaik dalam laga sebesar ini.
"Saya meminta maaf kepada para suporter karena kami tidak menunjukkan sikap yang tepat untuk memenangkan laga klasik seperti ini," tandasnya.
(auh/abq)