Coach Rakhmad Basuki Jelang Tandang Vs Semen Padang: Tugas Kami Berjuang

Coach Rakhmad Basuki Jelang Tandang Vs Semen Padang: Tugas Kami Berjuang

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Rabu, 29 Apr 2026 14:38 WIB
Pelatih interim Madura United, Rakhmad Basuki.
Pelatih interim Madura United, Rakhmad Basuki. (Foto: Istimewa/dok. Madura United)
Bangkalan -

Sebagai tim penghuni zona degradasi, Madura United tak ingin terlalu memikirkan hasil akhir kompetisi manakala bertandang ke markas Semen Padang. Pelatih interim Sapeh Kerrab, Rakhmad Basuki menegaskan bahwa fokus tim saat ini hanya berjuang sebaik mungkin.

Duel Madura United melawan Semen Padang diselenggarakan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026) pukul 15.30 WIB. Poin dari kandang Kabau Sirah amat diperlukan Lulinha dan kolega demi mentas dari posisi tiga terbawah.

Laga ini dilakoni Madura dengan persiapan singkat usai bertarung menghadapi Dewa United pekan lalu. Rakhmad Basuki menyatakan bahwa pemulihan fisik menjadi prioritasnya sebelum keberangkatan menuju Padang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jelas kami lebih memfokuskan bagaimana kami mengembalikan kebugaran pemain dan juga menjaga mentalitas serta keinginan untuk keluar dari zona degradasi. Itu yang paling penting. Mudah-mudahan apa yang kami persiapkan itu bisa berjalan dengan baik di pertandingan," ujar Rakhmad Basuki dalam jumpa pers jelang laga.

Ia juga menambahkan bahwa tak akan banyak mengubah susunan pemain saat menghadapi Semen Padang. Rotasi mungkin akan dilakukan manakala daya tahan pemain menurun selama pertandingan.

ADVERTISEMENT

"Terkait pemain yang kami bawa ke sini (Padang), kami maksimalkan starting eleven yang kemarin juga. Tidak ada pemain yang cedera, mungkin hanya masalah kebugaran saja," tuturnya.

Saat ini Madura United duduk di urutan ke-16 klasemen sementara dengan genggaman 26 poin. Posisi mereka berpotensi naik satu tangga menggeser Persis Solo bilamana mampu menjungkalkan Semen Padang.

Situasi ini pernah mereka lalui musim lalu. Saat itu, Madura United menunjukkan kegigihan hingga pekan terakhir kompetisi untuk bisa bertahan di Super League. Untuk bisa mengulang capaian tersebut, Rakhmad menyatakan bahwa skuad Sapeh Kerrab tak boleh panik.

"Sebetulnya situasi ini juga sama dengan musim kemarin ya. Kita berjuang di papan bawah dan saya juga jadi caretaker di situ. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa di situasi seperti ini sebetulnya kami tidak perlu panik. Kami hanya fokus pada tim," jelasnya.

Hal paling konkret yang bisa diupayakan Madura United saat ini adalah berjuang dan bertarung hingga akhir. Melakoni sisa laga dengan sebaik mungkin menjadi cara Rakhmad Basuki menjaga eksistensi timnya di kasta tertinggi.

"Hasil akhir dari Madura United kami tidak pernah tahu, apakah kami turun atau stay di Liga 1. Jadi, tugas kami sekarang hanya berjuang, berlatih dengan keras, dan bertarung di setiap pertandingan," pungkasnya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads