Persebaya Didenda Rp 250 Juta Buntut Pesta Flare di Stadion GBT

Persebaya Didenda Rp 250 Juta Buntut Pesta Flare di Stadion GBT

Rossa Izza Amalia - detikJatim
Jumat, 29 Mei 2026 08:30 WIB
Pendukung Persebaya pesta flare setelah mengalahkan Persik di Stadion Gelora Bung Tomo
Pendukung Persebaya pesta flare setelah mengalahkan Persik di Stadion Gelora Bung Tomo (Foto: Rossa Izza Amalia/detikJatim)
Surabaya -

Pesta flare yang terjadi di Stadion Gelora Bung Tomo saat laga Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri pada Sabtu, (23/5/2026) berujung sanksi dari Komite Disiplin PSSI. Bajul Ijo resmi dijatuhi denda sebesar Rp 250 juta akibat di laga penutup musim tersebut.

Sanksi itu tertuang dalam salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 26 Mei 2026. Dalam putusan tersebut, Persebaya dinyatakan melanggar kode disiplin karena adanya penyalaan flare dalam jumlah banyak serta penggunaan petasan setelah pertandingan berakhir.

Komdis PSSI menyoroti aksi suporter yang terjadi di beberapa tribun Stadion Gelora Bung Tomo. Penyalaan flare disebut terjadi di Tribun Utara, Tribun Timur, hingga Tribun Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suporter Persebaya Surabaya di Tribun Utara, Tribun Timur, dan Tribun Selatan menyalakan flare dalam jumlah banyak," tulis Komdis PSSI dalam putusannya.

ADVERTISEMENT

Atas pelanggaran tersebut, Persebaya dijatuhi hukuman denda sebesar Rp250 juta berdasarkan Pasal 70 ayat (1), ayat (2) juncto lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.

Insiden itu terjadi seusai Persebaya memastikan kemenangan telak 5-0 atas Persik Kediri pada laga pekan terakhir BRI Super League 2025/2026. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Bajul Ijo finis di posisi keempat klasemen akhir dengan raihan 58 poin.

Setelah peluit panjang dibunyikan, suasana Gelora Bung Tomo berubah menjadi lautan flare. Sejumlah suporter menyalakan flare dari berbagai tribun sebagai bentuk selebrasi penutup musim.

Namun di balik kemeriahan tersebut, aksi penyalaan flare dan petasan kembali menjadi perhatian Komdis PSSI. Apalagi sebelumnya Persebaya juga sempat mendapat sorotan akibat insiden serupa di Stadion Gelora Bung Tomo.

Karena itu, Komdis PSSI turut memberikan peringatan keras kepada Persebaya agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada musim mendatang.

"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," lanjut isi keputusan tersebut.

Sebelumnya, manajer Persebaya Sidiq Maulana Tualeka juga sempat menyoroti aksi flare dan petasan yang terjadi di dalam stadion. Ia mengaku kecewa karena suporter sebelumnya telah berkomitmen untuk tidak menyalakan flare selama pertandingan berlangsung.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads