Sokol Pyrzyce merupakan klub amatir dari kompetisi kasta kelima Liga Polandia. Kesebelasan ini menjadi tim yang kini dibela pemuda asal Banyuwangi, Slamet Santoso.
Klub ini berdiri pada tahun 1958 dan menjadi salah satu kesebelasan komunitas yang cukup dikenal di wilayah Pyrzyce. Markas Sokol Pyrzyce berada di Sportowa 5, sebuah kompleks olahraga yang menjadi pusat kegiatan sepak bola kota tersebut.
Sokol Pyrzyce dipimpin oleh Marcin Mazurkiewicz selaku presiden klub. Ia merupakan pria asli Pyrzyce yang lahir pada 9 Maret 1985 dan saat ini bekerja sebagai seorang kreator digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kancah sepak bola Polandia, Sokol Pyrzyce lebih banyak berkiprah di kompetisi regional. Klub ini bersaing di level amatir hingga semi-profesional dan rutin mengikuti di wilayah Pomerania Barat.
Nama Sokol Pyrzyce menjadi sorotan publik Indonesia setelah mengumumkan perekrutan Slamet Santoso. Pemain asal Banyuwangi itu menjadi salah satu pemain Indonesia yang mencoba peruntungan di kompetisi Eropa.
Dalam unggahan resmi klub, Sokol Pyrzyce menyambut kedatangan Slamet dengan antusias. Mereka menyebut transfer tersebut sebagai langkah bersejarah dalam perjalanan klub.
"Langsung dari Indonesia yang eksotis menuju Sportowa 5. Dengan senang hati kami mengumumkan bahwa pemain baru tim kami adalah Slamet Santoso, pesepak bola asal Indonesia yang sebelumnya bermain di berbagai liga Indonesia, termasuk membela Mitra Bola Utama dan Baruna Nusantara Banyuwangi!," tulis laman facebook resmi Sokol Pyrzyce.
Slamet Santoso diproyeksikan menjadi gelandang tengah klub. Keberadaannya dinilai akan berdampak positif sebab pemain asal Banyuwangi tersebut disebut memiliki etos kerja dan teknik tinggi.
"Ini merupakan langkah bersejarah bagi klub kami. Gelandang baru ini membawa dinamika permainan yang luar biasa, disiplin khas Asia, serta teknik tinggi yang diyakini akan membuat para pendukung Sokół Pyrzyce bersemangat dan terpukau. Selamat bergabung, dan semoga meraih banyak kemenangan bersama Sokół Pyrzyce!," jelas Sokol Pyrzyce.
Sementara itu, Slamet merasa begitu antusias untuk segera bertanding untuk Sokół Pyrzyce. Ia memperkirakan pekan depan sudah bisa turut serta berlaga usai proses administrasinya telah dipenuhi.
"Selama hampir dua bulan saya ikut latihan baru saya bisa resmi ikut tim di sini dan melalui administrasi yang panjang karena saya orang asing di sini. Saya masih baru di sahkan dari PSSI-nya di sini Minggu lalu, jadi saya belum debut resmi di kompetisi mungkin pekan depan Insyaallah," ungkapnya.
(auh/dpe)