Skema Bola Mati Bisa Jadi Andalan Indonesia Hadapi Mozambik

Skema Bola Mati Bisa Jadi Andalan Indonesia Hadapi Mozambik

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Senin, 08 Jun 2026 23:30 WIB
Indonesia menghadapi Oman dalam rangkaian laga Garuda Championship Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Timnas langsung menebar ancaman serius pada menit ketujuh.
Selebrasi gol Justin Hubner usai berhasil memanfaatkan bola mati. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Surabaya -

Timnas Indonesia berkemungkinan menjadikan skema bola mati sebagai andalan kala menghadapi Mozambik. John Herdman mengatakan bahwa skuadnya telah mematangkan hal tersebut, terlebih sejak adanya Andrej Kostolansky sebagai pelatih set piece.

Indonesia akan menghadapi Mozambik dalam gelaran Garuda Championship Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Sepak mula pertandingan ini dilaksanakan pukul 20.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skema bola mati telah terbukti manjur saat diperagakan pasukan Garuda. Di laga sebelumnya lawan Oman, Justin Hubner berhasil menyumbangkan gol usai menerima tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On dari sisi kiri.

Dalam momen tersebut, para pemain tampak bergerak secara terstruktur guna menyambut umpan Nathan. Skema itu membuat Justin Hubner terbebas dari pengawalan sebelum menyundul bola.

ADVERTISEMENT

Upaya itu telah dimatangkan dalam latihan. Para pemain mempersiapkan skema bola mati secara intensif bersama pelatih set piece Andrej Kostolansky.

"Spesialis bola mati kami, Andrej, telah bekerja dengan para pemain secara intensif. Jadi, selamat kepadanya malam ini. Itu adalah desain bola mati yang dia buat dan sikap para pemain untuk menjadi yang pertama mencapai bola, jadi sangat bangga akan hal itu," tutur John Hedman dikutip dari detikSepakbola.

Gol dari skema bola mati ke gawang Oman melegakan benak Herdman. Ia sebelumnya sempat begitu kecewa lantaran anak asuhnya gagal mengonversi peluang set piece yang banyak tersedia sewaktu melawan Bulgaria.

"Kami kecewa setelah pertandingan melawan Bulgaria. Kami mendapat tujuh tendangan sudut dan tidak ada kontak pertama pada tendangan sudut tersebut," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads