Arema FC kembali melakukan perombakan skuad menjelang musim 2026/2027. Terbaru, Singo Edan resmi melepas gelandang asal Brasil, Gildson Pablo de Oliveira Silva, setelah kontraknya berakhir dan tidak diperpanjang untuk musim depan.
Keputusan tersebut mengakhiri kebersamaan Pablo bersama Arema FC yang telah berlangsung selama dua musim. Selama berseragam Singo Edan, pemain berusia 31 tahun itu menjadi salah satu sosok penting di lini tengah tim.
Pablo didatangkan Arema FC untuk menambah kekuatan di sektor gelandang. Pada musim pertamanya di Super League 2024/2025, ia mampu menunjukkan kontribusi signifikan dengan tampil dalam 27 pertandingan dan mencetak tiga gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berperan sebagai pengatur permainan, Pablo juga menjadi pemain yang membantu menjaga keseimbangan tim saat bertahan maupun menyerang. Penampilannya membuat dirinya menjadi salah satu andalan di lini tengah Arema.
Namun, perjalanan Pablo pada musim berikutnya tidak berjalan sesuai harapan. Cedera yang dialaminya membuat sang pemain harus menjalani masa pemulihan cukup panjang dan kehilangan banyak pertandingan.
Meski sempat kembali memperkuat tim pada putaran kedua Super League 2025/2026, Pablo kembali mengalami cedera serius pada ligamen lutut yang membuatnya harus menjalani operasi dan mengakhiri musim lebih cepat.
Di tengah situasi tersebut, Pablo tetap menunjukkan profesionalisme dan komitmen terhadap klub. Ia bahkan masih sempat mencatatkan tiga penampilan pada musim 2025/2026 sebelum kembali menepi akibat cedera.
General Manager Arema FC, Yusrinal, memberikan apresiasi atas dedikasi yang telah ditunjukkan Pablo selama menjadi bagian dari Singo Edan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pablo atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan selama dua musim bersama Arema FC. Bukan hanya melalui penampilannya di atas lapangan, tetapi juga melalui semangat dan keteguhannya dalam menghadapi masa-masa sulit akibat cedera," ujar Yusrinal dikutip dari laman resmi Arema FC.
Manajemen Arema juga mendoakan agar proses pemulihan Pablo berjalan lancar sehingga dapat kembali bermain di level terbaiknya bersama klub berikutnya.
Selama dua musim membela Singo Edan, Pablo tak hanya meninggalkan catatan penampilan dan gol. Ia juga dikenang sebagai pemain yang tetap menunjukkan semangat juang tinggi meski harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk cedera yang menghambat kariernya dalam satu musim terakhir.
(auh/hil)
