Jatuh Bangun Pabrik Madiun Pembuat Bola Trionda: Sempat Digoyang Isu PHK

Jatuh Bangun Pabrik Madiun Pembuat Bola Trionda: Sempat Digoyang Isu PHK

Denza Perdana - detikJatim
Jumat, 03 Jul 2026 18:00 WIB
PT GWI Madiun, produsen Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026.
PT GWI Madiun, produsen Trionda, bola resmi Piala Dunia 2026. (Foto: Sugeng Harianto/detikJatim)
Madiun -

Keberhasilan PT Global Way Indonesia (GWI) di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun melahirkan 'Trionda'-bola resmi Piala Dunia 2026-menyimpan kisah jatuh bangun yang dramatis. Di balik prestasi internasional itu, pabrik mitra Adidas ini sempat terseok-seok hingga di ambang badai PHK massal imnbas krisis pesanan.

Kilas balik pada Agustus 2025, perusahaan yang berdiri di atas lahan seluas 5,2 hektare ini sempat diguncang kabar duka. Sebanyak 842 karyawan dari total 3.600 pekerja mereka terancam kehilangan mata pencaharian akibat merosotnya volume permintaan pasar global.

Import Foundation Manager PT GWI, Rina Asmarini, kala itu membenarkan adanya situasi pelik yang tengah dihadapi internal manajemen korporasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada wacana seperti itu (PHK) " ujar Impor Foundation Manager PT Global Way Indonesia Rina Asmarini, saat dikonfirmasi detikJatim pada 26 Agustus 2025.

Kendati dihantam krisis makroekonomi, manajemen PT GWI kala itu memilih tidak menyerah pasrah. Mereka meluncurkan berbagai strategi penyelamatan darurat, mulai dari mendongkrak penetrasi penjualan hingga memperluas jangkauan penawaran produk untuk mengamankan nasib ribuan buruh lokal.

ADVERTISEMENT

"Kita ada 3600 karyawan dan kita tetap berusaha berupaya agar kemungkinan terburuk tidak terjadi," jelas Rina.

"Kita saat ini masih produksi dan kita berusaha meningkatkan pesanan," tandas Rina.

Bangkit dan Cetak Double Hero di Piala Dunia

Langkah pantang menyerah tersebut membuahkan hasil manis. PT GWI tidak hanya berhasil keluar dari lubang jarum PHK massal, tetapi juga sukses memulihkan stabilitas industri mereka hingga kembali dipercaya oleh Adidas untuk menggarap mega proyek sepak bola paling bergengsi di dunia.

Kini pada Juli 2026, pabrik yang menjadi tumpuan hidup bagi masyarakat Madiun ini membuktikan taringnya. Setelah sukses memproduksi bola Al Rihla untuk Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka kembali dipercaya menukangi pembuatan Trionda, bola pintar resmi Piala Dunia 2026 yang menggelinding di tiga negara tuan rumah: Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Person In Charge (PIC) PT GWI, Desy, mengonfirmasi bahwa seluruh rantai produksi komoditas olahraga dunia tersebut kini telah rampung diselesaikan dengan sukses di Madiun.

"Iya (betul PT. GWI yang produksi. Sudah selesai produksinya, karena sudah main bolanya (piala dunianya)," ujar Desy saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (3/7/2026).

Meskipun demikian, detail rahasia mengenai jumlah kuota produksi maupun isi kontrak kerja sama dengan Adidas tidak bisa dipaparkan secara sembarangan karena terikat kebijakan perusahaan.

"Mohon maaf. Sesuai kebijakan perusahaan, seluruh informasi kepada media hanya dapat disampaikan oleh beliau (General Manager). Kebetulan beliau sedang dinas ke luar negeri," tandas Desy.

Pasang surut yang dialami PT GWI ini menjadi potret penting bagi ketahanan industri manufaktur di Jawa Timur. Hubungan strategis yang telah terjalin selama 29 tahun bersama Adidas terbukti mampu menjadi jangkar penyelamat saat perusahaan dihantam badai ekonomi.

Sejak memindahkan seluruh operasionalnya dari China dan menutup pabrik lama di Surabaya untuk fokus di Madiun, PT GWI bertransformasi menjadi pahlawan ekonomi daerah.

Berkat keberhasilan mereka melewati masa kritis 2025, sebanyak 90% karyawan yang merupakan warga asli Kabupaten Madiun kini bisa ikut berbangga karena nafkah yang mereka bawa pulang bersumber dari tangan-tangan terampil yang menciptakan teknologi bola sensor VAR dunia.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads