Malam Tahun Baru menjadi berkah bagi pengusaha vila dan homestay di Kota Batu. Pada malam tahun baru, rata-rata tingkat hunian atau okupansi vila dan homestay sudah hampir mencapai angka 90%.
Ketua Indonesia Homestay Association (IHSA) Kota Batu, Natalina mengatakan bahwa okupansi hotel dan homestay pada malam tahun baru ini cukup tinggi. Bahkan, sampai sore ini tingkat hunian masih terus meningkat.
"Okupansi teman-teman sangat bagus. Sudah mendekati 90%. Last minute pergantian tahun bisa full semua karena keterisian hunian ini kebanyakan bukan reservasi, tapi langsung datang," kata dia pada Rabu (31/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Natalina menyampaikan bahwa data okupansi ini dia dapat dari sekitar 400 properti yang terdata. Dengan rincian, sekitar 30% merupakan homestay dan 70% vila.
"Okupansi pada malam tahun baru kali ini naik dibandingkan tahun lalu sebesar 10%," ujarnya.
Menurut Natalina, ada beberapa faktor yang membuat wisatawan atau tamu lebih memilih vila dan homestay ketimbang hotel. Mulai dari harga yang lebih terjangkau, fasilitas beragam hingga tawaran pemandangan yang menarik.
"Belum lagi, para pengusaha vila rata-rata cukup masif dalam mempromosikan tempatnya melalui e-commerce atau platform media sosial," imbuhnya.
Sementara untuk okupansi hotel di Kota Batu pada malam tahun baru terbilang masih cukup rendah. PHRI Kota Batu mencatat okupansi hotel rata-rata masih sekitar 60%.
"Justru terjadi penurunan pada malam tahun baru ini. Malam tahun baru sebelumnya rata-rata tembus 90% tingkat okupansi hotel di Kota Batu," terang Ketua PHRI Kota Batu Sujud Hariadi.
Menurut Sujud, ada banyak faktor yang mempengaruhi okupansi hotel turun saat malam tahun baru di Kota Batu. Mulai dari daya beli masyarakat menurun hingga persaingan ketat usaha wisata dengan daerah-daerah lain.
"Faktor terutama itu menurunnya daya beli masyarakat, di samping semakin banyaknya pembangunan pariwisata di kabupaten/kota maupun provinsi lain," tuturnya.
"Dan memang penurunan ini bukan hanya di malam tahun baru saja. Overall Kalau dibandingkan year to year, tahun ini hotel-hotel di Kota Batu mengalami penurunan revenue sampai 30% dibandingkan tahun lalu," imbuhnya.
(ihc/hil)