Peningkatan kunjungan wisatawan terjadi di sejumlah objek wisata yang dikelola Pemkab Nganjuk selama libur Lebaran 2026. Yang paling signifikan tercatat di objek wisata andalan, Air Terjun Sedudo, di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan.
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk mencatat, dalam periode 1-25 Maret 2026, total wisatawan yang datang ke Air Terjun Sedudo mencapai 1.853 orang.
Kabid PDTDP Disporabudpar Nganjuk, Indria Aksiomaningtiwi mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan tersebut, terdiri dari 1.541 pengunjung dewasa dan 312 anak-anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari H Idul Fitri, 20 Maret 2026, tercatat 59 pengunjung di Sedudo. Kemudian meningkat lagi pada 21 Maret sebanyak 66 orang. Hingga puncaknya terjadi pada 24 Maret yang mencapai 464 pengunjung dalam sehari.
Angka kunjungan tinggi juga tercatat pada 23 Maret sebanyak 419 pengunjung dan 25 Maret sebanyak 256 pengunjung.
"Air Terjun Sedudo tetap menjadi primadona dengan lonjakan kunjungan hampir 100 persen dibanding hari biasa," ujar Indria kepada detikJatim, Kamis (26/3/2026).
Peningkatan disebutnya terjadi di beberapa objek wisata lainnya yang dikelola Pemkab Nganjuk, seperti Air Merambat Roro Kuning, Kolam Renang Sri Tanjung, Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL) dan Goa Margo Tresno.
"Setiap objek wisata memiliki karakteristik dan daya tarik berbeda. Namun Sedudo memang paling tinggi jumlah kunjungannya. Disusul kolam renang Sri Tanjung dan lainnya. TRAL juga mengalami peningkatan meski tidak sebesar Sedudo," ungkapnya.
Sementara Kapolsek Sawahan, AKP Hanum Ayu Danastri mengatakan, pihaknya menyiagakan anggota di lokasi wisata Air Terjun Sedudo selama musim libur lebaran ini.
"Wisatawan di Sedudo lumayan meningkat dari hari biasa. Memang high season," ujar Hanum terpisah.
Menurut pengamatannya, wisatawan Sedudo banyak didominasi dari luar kota. Seperti dari Sidoarjo, Kediri dan Surabaya.
"Bahkan ada dari Jakarta," imbuhnya.
Pihaknya juga mengingatkan pengunjung untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca hujan.
"Kami imbau agar tidak terlalu dekat dengan air terjun saat hujan. Pengelola juga sudah memberikan peringatan, dan alhamdulillah masyarakat patuh," pungkas Hanum.
(auh/dpe)
