Jawa Timur Park (Jatim Park) Group pada tahun 2026 telah genap berusia 25 tahun. Selama seperempat abad berdiri, Jatim Park Group konsisten mengusung inovasi wisata edukasi yang sukses menyulap wajah Kota Batu menjadi ikon pariwisata di level nasional.
Berangkat dari konsep taman rekreasi edukatif, Jatim Park berkembang menjadi ekosistem wisata terpadu yang menghadirkan puluhan destinasi, mulai dari theme park, museum, hingga hotel. Tidak hanya menjadi destinasi favorit keluarga, Jatim Park juga berperan dalam memperkuat daya tarik Wisata Batu sebagai pilihan utama liburan berbasis edukasi.
Sejak awal, Jatim Park membawa pendekatan yang berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya. Konsep edutainment dengan menggabungkan hiburan dan edukasi menjadi fondasi utama yang terus dijaga hingga saat ini. Di tengah perkembangan industri pariwisata yang dinamis, konsistensi ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga relevansi sekaligus daya saing di tingkat nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Jawa Timur Park Group, Rio Imam Sendjojo, menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun ini merupakan hasil dari komitmen jangka panjang dalam menghadirkan inovasi.
"Selama 25 tahun, Jatim Park Group terus berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi. Kami percaya bahwa pariwisata memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sehingga konsep edutainment akan terus menjadi fondasi pengembangan kami ke depan," ujar Rio, Jumat (17/4/2026).
Kini, Jawa Timur Park Group telah mengelola lebih dari 20 theme park, 4 museum, 6 hotel, serta pusat perbelanjaan di kawasan Wisata Jawa Timur. Khususnya di Kota Batu, ekspansi juga dilakukan ke berbagai daerah di Indonesia melalui pengembangan destinasi seperti Wisata Bahari Lamongan, Banyuwangi Park, hingga Krakatau Park.
Namun, lebih dari sekadar ekspansi, Jatim Park menegaskan komitmen inovasi berkelanjutan melalui transformasi destinasi yang sudah ada, mulai dari rebranding Predator Fun Park menjadi Batu Ekonomis Park yang lebih terjangkau, serta transformasi Klub Bunga Butik Resort menjadi Klub Bunga Theme Park Hotel.
Layanan terbaik bagi wisatawan terus dipertahankan melalui inovasi baru Tourism Service Center (TSC) Jatim Park Group. Layanan ini disediakan untuk membantu mempermudah wisatawan mendapatkan informasi terkini mengenai wahana, tiket, dan rencana perjalanan, terutama bagi yang ingin berwisata di berbagai theme park Jatim Park Group.
Tak hanya berhenti di situ, komitmen untuk berinovasi dikuatkan Jatim Park Group melalui kampanye "3 Wahana Baru Setiap Tahun". Semangat ini tercermin dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan pembaruan di setiap lini destinasi, baik melalui penambahan wahana, pengembangan teknologi, maupun transformasi konsep wisata.
Setiap tahunnya, Jatim Park menargetkan kehadiran minimal tiga wahana baru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan pengalaman pengunjung tetap relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjaga daya tarik Pariwisata Batu di tengah persaingan industri wisata yang semakin kompetitif.
Bukti nyata dalam kampanye tiga wahana baru pada tahun 2026 ini diwujudkan Jatim Park, salah satunya dengan menghadirkan Museum Mega Science Center dan Budaya, sebuah museum interaktif yang menghadirkan ratusan alat peraga modern.
Museum yang dibuka bertepatan pada momen libur sekolah 2026 mendatang akan mengusung konsep edutainment dengan berbagai zona pembelajaran, mulai dari budaya Nusantara hingga sains dan teknologi seperti antariksa, fisika, biologi, kimia, hingga perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Lebih lanjut, pengembangan juga terus dilakukan, terutama di kawasan Jawa Timur Park 3. Sejumlah proyek baru tengah disiapkan sebagai bagian dari penguatan kawasan wisata terpadu. Salah satunya adalah pembangunan Hotel Tertawa yang dirancang di atas lahan sekitar 12.000 meter persegi.
Hotel ini akan terintegrasi dengan Batu Sport Center, sebuah fasilitas olahraga yang juga diproyeksikan menjadi venue untuk berbagai event berskala besar, mulai dari kegiatan olahraga hingga hiburan.
Berbagai proyek lain seperti Heliconia Hotel, 1979 Social House Hotel, hingga Jawa Timur Park 3 Aquarium yang akan menjadi "East Java's First Spectacular and Modern Aquarium" turut menjadi bagian dari pengembangan berkelanjutan yang memperkuat posisi Jatim Park dalam peta Pariwisata Jawa Timur.
Selama 25 tahun, kontribusi Jawa Timur Park tidak hanya terlihat dari jumlah destinasi yang terus bertambah, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan. Kehadiran Jatim Park turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Wisata Kota Batu sebagai destinasi unggulan nasional.
Lebih dari itu, konsep wisata edukasi yang diusung menjadi nilai tambah yang membedakan Jatim Park dari destinasi lainnya. Pengunjung tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Momentum 25 tahun ini menjadi penegasan bahwa Jatim Park akan terus berkembang dengan semangat inovasi yang konsisten. Di tengah perubahan tren dan kebutuhan wisatawan, Jatim Park menempatkan diri sebagai destinasi yang adaptif, progresif, dan selalu menghadirkan sesuatu yang baru.
Dengan fondasi kuat yang telah dibangun selama seperempat abad, Jawa Timur Park optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai ikon Wisata Jawa Timur sekaligus destinasi wisata edukasi unggulan di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai destinasi, tiket, dan program terbaru, masyarakat dapat mengunjungi www.jtp.id serta mengikuti Instagram dan TikTok resmi @jawatimurpark.
(auh/abq)