Kala 'Unggah-Ungguh' Keraton Jogja Bikin Member JKT48 Penasaran

Terpopuler Sepekan

Kala 'Unggah-Ungguh' Keraton Jogja Bikin Member JKT48 Penasaran

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 09 Agu 2026 13:49 WIB
Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8).
Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8). Foto: Dok Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Jogja -

Member JKT48 menikmati sehari menjadi abdi dalem dalam program Abdi Dalem Experience di Keraton Jogja. Empat orang member JKT48 yang ikut didandani dengan busana Jawa ala abdi dalem.

Momen asik itu terjadi pada Kamis (6/8). Lia, Michie, Cathy, dan Trisha turut belajar tata trapsila dan subasita abdi dalem melalui program tersebut.

"Mereka kemarin mencoba paket wisata Abdi Dalem Experience, jadi berbusana Jawa ala Abdi Dalem berkunjung ke Museum Wahanarata dan Museum Kedhaton," ujar Carik Kawedanan Radya Kartiyasa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Nyi KRT Noorsundari saat dihubungi, Jumat (7/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka nampak mengenakan busana abdi dalem putri lengkap dengan balutan kain jarik. Rambut idol itu pun mengikuti tatanan sanggul sesuai pakem.

Mereka juga mempelajari jejak sejarah Keraton Jogja di Museum Wahanaraya. Tak hanya itu, para member JKT48 juga diajarkan etika dasar saat memasuki area-area sakral di Kedhaton, mulai dari laku dodok hingga tata cara penghormatan di Bangsal Panconiti.

ADVERTISEMENT

"Mereka belajar tata trapsila dan subasita yang biasa dilakukan Abdi Dalem. Betul sekali (para member belajar soal perilaku dan etika, tata krama abdi dalem), belajar sembahan, lampah dodok, duduk bersila, sekaligus filosofinya," papar Noorsundari.

Selain itu, Lia, Michie, Cathy, dan Trisha, turut menyaksikan pertunjukan seni budaya. Mereka juga mendapatkan kesempatan khusus untuk mempelajari gerak dasar Tari Klasik Gaya Yogyakarta.

Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8).Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8). Foto: Dok Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

"Menonton pertunjukan wayang kulit di Bangsal Srimanganti sebentar, berkeliling Museum Kedhaton sekilas, lalu menuju ke Bangsal Kamandungan Kidul untuk belajar dasar tari klasik Gaya Yogyakarta bersama pamucal beksa dari Kawedanan Kridhamardawa," ungkap Noorsundari.

Abdi Dalem Experience

Aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung dalam paket tur ini di antaranya Wanuh Busana, Marak Sowan, Trap Sila (tata perilaku), Laboratorium Konservasi, Nyungging Batik, dan Exclusive Lunch. Berikut rinciannya.

Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8).Member idol grup JKT48 belajar jadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (7/8). Foto: Dok Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

1. Wanuh Busana

Lokasi: Ndalem Mangkubumen
Durasi: 60 menit

Dalam sesi ini, peserta laki-laki akan mengenakan salah satu pakaian Abdi Dalem jaler yaitu peranakan. Pakaian ini terdiri dari lurik berwarna biru gelap, blangkon, nyamping, dan aksesori lain.

Adapun peserta perempuan akan mengenakan salah satu pakaian Abdi Dalem estri yang terdiri dari kebaya tangkeban polos atau motif, nyamping, serta aksesori lain yang dilengkapi dengan penataan sanggul rambut gelung tekuk.

2. Marak Sowan

Becak adalah moda transportasi yang sering digunakan para Abdi Dalem, sebab mereka tinggal di area sekitar Beteng Keraton. Wisatawan pun akan merasakan naik becak menuju area Pelataran Keben dalam sesi Marak Sowan.

3. Trap Sila

Durasi: 45 menit
Lokasi: Kagungan Dalem Bangsal Ponconiti

Trap Sila atau tata perilaku Abdi Dalem terwujud dalam cara jalan, serta etika ketika masuk atau keluar ruangan dan bangsal. Di Bangsal Pancaniti, wisatawan akan diajak mempelajari etika dan tata laku yang harus diperhatikan Abdi Dalem.

4. Conservation Laboratory

Kemudian wisatawan akan diundang untuk melihat usaha para konservator Keraton Yogyakarta dalam melestarikan nilai historis dari beragam objek milik Keraton Yogyakarta.

5. Nyungging Batik

Dalam sesi ini, wisatawan akan diajak mengenal motif batik Awisan Dalem (motif terlarang) dalam keraton Yogyakarta serta menggambar motif batik pada kain yang disebut nyungging atau nyorek.

6. Exclusive Lunch

Lokasi: Restoran Bale Raos

Wisatawan akan duduk bersila dan menikmati makan siang ala Rijsttafel yang biasa dinikmati oleh para bangsawan pada era Sri Sultan Hamengku Buwono VII. Tambahkan aktivitas dikenai biaya tambahan Rp 125.000 per orang.

Biaya

Bagi wisatawan lokal, biaya untuk mengikuti tur ini Rp 1,2 juta per orang dengan kuota maksimal 20 orang per hari. Adapun wisatawan mancanegara dikenai biaya Rp 1,4 juta dengan minimal kuota 2 orang dan maksimal 20 orang per hari.

Para peserta akan mendapatkan Barefoot Stick Nakefit, pinjaman baju dan transmitter, penerjemah, dokumentasi, sertifikat, buklet, tas kanvas, serta beberapa cenderamata.

Bagi yang berminat, bisa mendaftar melalui laman bit.ly/Abdidalemexperience. Wisatawan tinggal membawa tiket pemesanan pada hari tur yang dipilih. Tiket tidak bisa dibatalkan dan tidak ada refund, kecuali bagi wisatawan mancanegara yang kuota hariannya tak memenuhi yaitu minimal 2 orang.



(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads