Jersey PSS Sleman di Super League Mirip Musim Lalu, Ada Makna di Baliknya

Jersey PSS Sleman di Super League Mirip Musim Lalu, Ada Makna di Baliknya

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 08 Agu 2026 19:02 WIB
Jersey anyar PSS Sleman jelang Super League 2026/2027, Sabtu (8/8/2026).
Jersey anyar PSS Sleman jelang Super League 2026/2027, Sabtu (8/8/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

PSS Sleman resmi meluncurkan jersey anyar untuk Super League 2026/2027. Menariknya, desain jersey utama PSS masih memiliki kemiripan dengan jersey yang digunakan pada musim sebelumnya.

Pantauan detikJogja, desain jersey home PSS masih didominasi warna hijau. Namun, terdapat detail garis dengan gradasi hijau gelap dan terang. Sementara itu, bagian kerah dan tepian jersey dihiasi aksen berwarna hijau neon.

Adapun desain jersey away bernuansa putih, jersey ketiga berwarna merah. Untuk jersey kiper utama berwarna ungu, jersey kedua berwarna kuning, dan yang ketiga berwarna biru terang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Desain tersebut tak jauh berbeda dengan jersey yang digunakan PSS pada musim lalu. Perbedaannya terlihat pada detail dan kombinasi warna. Kemiripan desain itu juga menjadi perhatian penggemar di media sosial.

ADVERTISEMENT

Executive Representative PSS, Vita Subiyakti, mengatakan desain tersebut bukan tanpa alasan. Ia menyebut desain jersey itu dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap keberhasilan tim menembus Liga 1, yang kini bernama Super League.

"Jadi kenapa jersey, kita kan jersey utamanya adalah yang hijau. Itu meneruskan sukses yang sebelumnya, mengantarkan kita ke Liga 1. Itu kenapa digunakan kembali warnanya," ujar Vita, Sabtu (8/8/2026).

Menurutnya, jersey tersebut juga memiliki filosofi untuk mengenang momen keberhasilan PSS kembali ke kasta tertinggi.

"Lebih ke untuk mengenang itu sih, naik ke Liga 2, mesuksesan naik ke Liga 1 kembali," katanya.

Meski desain jersey memiliki kemiripan dengan musim lalu, Vita mengatakan, proses pengembangannya tetap dilakukan melalui tim khusus.

"Kalau untuk proses development jersey-nya, kita ada tim komitenya, cuma memang tidak melibatkan tim pemain," jelasnya.

Sementara itu, untuk apparel, PSS menggunakan produk dari Scorelab. Penggunaan merek tersebut merupakan bagian dari upaya klub memaksimalkan sumber daya yang dimiliki klub.

"Jadi kalau Scorelab kan memang in-house brand kita, jadi memang kita memaksimalkan sumber daya internal," pungkas Vita.



(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads