Jalan Nasional Rusak Terpanjang di RI Ada di Kalteng-Kaltim, Ini Rankingnya

Jalan Nasional Rusak Terpanjang di RI Ada di Kalteng-Kaltim, Ini Rankingnya

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Jumat, 31 Okt 2025 15:40 WIB
Kendaraan melintasi jalan rusak di Jalan Trans Kalimantan Bukit Rawi, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (16/12/2021). Jalur nasional Kalimantan poros tengah yang merupakan penghubung Kota Palangkaraya dengan sejumlah kabupaten di Kalteng tersebut rusak dan berlubang setelah diterjang banjir luapan Sungai Kahayan dan Sungai Rungan selama tiga pekan. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa.
Ilustrasi jalan rusak. Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Balikpapan -

Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merilis data terbaru mengenai kondisi kerusakan jalan. Terungkap bahwa Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki jalan nasional rusak terpanjang se-Indonesia.

Untuk diketahui, status jalan setidaknya dibagi menjadi tiga, yaitu jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota/kabupaten. Data yang dirilis ini merupakan jalan nasional.

Dilihat dari data Kemantapan Jalan Nasional di situs resmi Kementerian PUPR, terlihat Kalteng memiliki 191,56 km jalan berstatus tidak mantap, disusul Kaltim dengan panjang 186,20 km. Dijelaskan bahwa 'tidak mantap' berarti jalan yang rusak sedang maupun berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 10 provinsi dengan jalan nasional rusak terpanjang di Indonesia, berdasarkan data Kemantapan Jalan Nasional 2024 yang baru dirilis pertengahan 2025.

  1. Kalimantan Tengah 191,56 km
  2. Kalimantan Timur 186,20 km
  3. Papua Barat 172,76 km
  4. Papua Pegunungan 165,92 km
  5. Sumatera Barat 117,98 km
  6. Papua 107,67 km
  7. Sumatera Utara 106,10 km
  8. Aceh 85,73 km
  9. Nusa Tenggara Timur 84,30 km
  10. Lampung 81,12 km

Meski demikian, jika dilihat dari persentasenya terhadap panjang keseluruhan jalan, peringkat pertama ditempati Papua Pegunungan dengan kerusakan 27,91%, kemudian Papua Selatan 12,94%, Papua 11,72%, Kalimantan Timur 10,31%, Papua Tengah 10,07%, dan Kalimantan Tengah 9,15%.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads