Mensos Kunjungi Korban Banjir Banjar, Sampaikan Ada Bantuan Selama 3 Bulan

Mensos Kunjungi Korban Banjir Banjar, Sampaikan Ada Bantuan Selama 3 Bulan

Khairun Nisa - detikKalimantan
Minggu, 04 Jan 2026 18:58 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sambangi korban banjir di Kabupaten Banjar.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf sambangi korban banjir di Kabupaten Banjar. Foto: Khairun Nisa/detikKalimantan
Banjar -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengunjungi korban terdampak banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kabupaten Banjar. Kunjungan ini dilakukan untuk mendengarkan keluhan dan keinginan korban terdampak.

Salah satu korban bernama Eva mengungkapkan keluhannya atas kondisi rumahnya yang terendam air. Bahkan, kondisi ini disebutnya membuat rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah.

"Semoga saja dari pemerintah ada bantuan untuk rumah ini, karena kami sudah tidak ada harapan dan bayangan dari mana uang untuk memperbaikinya lagi," tutur Eva, Minggu (4/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok yang kerap disapa Gus Ipul ini pun menegaskan bahwa memang ada anggaran khusus untuk perbaikan, serta untuk pembelian kembali perabotan rumah tangga sebesar Rp 3 juta. Selain itu, ada dana untuk pembelian bahan makanan bagi korban banjir sebesar Rp 450 ribu per jiwa.

"Pemerintah membantu untuk membeli isi rumah sebesar Rp 3 juta, kemudian untuk kebutuhan hidup sebesar Rp 450 ribu per orang selama tiga bulan," ungkapnya.

Mengenai pemberian bantuan renovasi rumah, hal ini menunggu data dan verifikasi dari BPBD dan pemerintah daerah setempat yang kemudian akan disesuaikan dengan masing-masing kerusakan.

"Akan ditingkatkan itu kerusakan berat sekian, kerusakan sedang mungkin akan sedikit, kerusakan ringan juga akan sedikit. Sesuai hasil verifikasi nanti," sebutnya.

Selama menunggu debit air turun, Kementerian Sosial bersama Pemda dan BPBD pun menyiapkan pengungsian sementara. Di sana, korban banjir dijamin diberikan makan setiap harinya.

"Ada kurang lebih 16.000 porsi makan yang dimasak relawan setiap harinya. Dibagi di tiga titik pengungsian yang ada di Kabupaten Banjar ini," tegas Gus Ipul.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads