Viral Mobil Rombongan Gubernur Kaltim Masuk Jurang, Kadiskominfo: Ke Parit

Viral Mobil Rombongan Gubernur Kaltim Masuk Jurang, Kadiskominfo: Ke Parit

Riani Rahayu - detikKalimantan
Rabu, 07 Jan 2026 22:07 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan peristiwa itu terjadi saat rombongan hendak kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kutai Barat (Kubar)-Mahakam Ulu (Mahulu). Karena kondisi jalan yang kering membuat pandangan tertutup debu, salah satu mobil keluar dari jalur.
Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal (kiri), dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekertariat Daerah Kaltim, Irhamsyah (kanan)/Foto: Istimewa (dok Instagram Diskominfo Kaltim)
Kutai Kartanegara -

Salah satu mobil rombongan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terperosok ke parit di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan peristiwa itu terjadi saat rombongan hendak kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kutai Barat (Kubar)-Mahakam Ulu (Mahulu). Karena kondisi jalan yang kering membuat pandangan tertutup debu, salah satu mobil keluar dari jalur.

"Alhamdulillah yang berada di dalam mobil selamat, itu mobilnya hanya terperosok dalam parit besar dan bukan di jurang atau sungai seperti yang dinarasikan di media sosial. Kebetulan kita melewati jembatan logging yang seukuran mobil," ujar Faisal kepada detikKalimantan, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi di Jembatan Kilometer 36 Hutan Taman Industri (HTI) PT Acacia Andalan Utama, Kecamatan Kembang Janggut pada Selasa (6/1) siang. Faisal juga menegaskan iring-iringan mobil itu tak melaju dengan kecepatan tinggi.

"Mobil juga tidak laju, hanya memang jalannya berdebu saja. Nggak tau tiba-tiba di depan itu ada parit," terangnya.

Mobil yang masuk parit ditumpangi tiga orang. Salah satunya Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kaltim, Irhamsyah. Diketahui, jalur yang dilintasi juga bukan jalan umum.

"Itu bukan jalan umum ya, tapi memang masyarakat sering menggunakan jalan itu sebagai alternatif, memang kunjungan ini untuk mengecek jalur mana yang bisa dilewati untuk memangkas jalur tempuh antarkabupaten, salah satunya jalur ini," terangnya.

Faisal kembali menegaskan rombongan dalam keadaan sehat tanpa luka dan tetap melanjutkan perjalanan dengan mobil lain. Ia menambahkan insiden itu menjadi gambaran nyata betapa pentingnya pembangunan infrastruktur yang sedang digenjot pemerintah.




(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads