Dua jenazah terjebak banjir di kawasan Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (11/1/2026). Banjir setinggi mencapai 1,5 meter membuat mobil jenazah tidak bisa melintas di jalan utama. Meski sulit, tim gabungan sigap mengambil langkah cepat sehingga proses evakuasi jenazah berlangsung lancar.
"Saya beserta anggota Polsek Beduai, Danramil Beduai, BPBD dan perangkat desa sama-sama mengevakuasi jenazah tersebut," kata Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana kepada detikKalimantan, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, ada dua jenazah yang terjebak banjir. Jenazah-jenazah ini berasal dari rumah sakit di Kota Sanggau menuju Kecamatan Entikong. Untuk ke Entikong, petugas harus melewati Beduai. Sementara akses jalan terendam banjir dan arus kencang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wilayah yang banjir di Beduai, terutama jalan raya ini adalah akses satu-satunya dari Sanggau ke Entikong. Jadi, banyak kendaraan yang entri menunggu air surut," jelas Heri.
Dalam proses evakuasi, ada jenazah yang ditandu melewati banjir dan peti mati berisi mayat digotong oleh tim gabungan.
"Sekitar 250 meter jalan yang terendam banjir. Jadi, jenazah digotong bersama-sama sejauh itu," jelasnya.
Setelah berhasil melewati banjir, kedua jenazah ini dilansir atau dimuat ke mobil yang sudah menunggu di jalan sisi Entikong. Saat ini, kata Heri, banjir yang dikarenakan intensitas hujan sudah berangsur surut.
"Banjir ini sejak kemarin pagi, tapi sudah mulai surut. Meski begitu, kami tetap monitor untuk melayani masyarakat," jelas Heri.
(des/des)