Siang Hari di Wilayah Ini Bakal Gelap Gulita dalam Waktu Lama

Siang Hari di Wilayah Ini Bakal Gelap Gulita dalam Waktu Lama

Rachmatunnisa - detikKalimantan
Minggu, 18 Jan 2026 16:00 WIB
Gerhana Matahari Total
Gerhana matahari total. Foto: NASA
Balikpapan -

Gerhana Matahari total terlama di abad ini akan memukau jutaan orang di seluruh dunia. Gerhana total ini akan berlangsung pada 2 Agustus 2027, menyapu sebagian wilayah Afrika Utara, Eropa Selatan, dan Timur Tengah, dengan titik durasi paling lama diperkirakan di sekitar daerah Mesir bagian timur laut.

Dikutip detikInet dari laman Floo Bits, para astronom telah mengonfirmasi terjadinya gerhana Matahari total terlama di abad ini, yang dikenal sebagai eclipse of the century. Durasi totalitasnya yang panjang dan jarang terjadi sepanjang abad ke-21.

Pada saat itu, Bulan bergerak tepat di antara Bumi dan Matahari, menyebabkan siang hari berubah menjadi gelap dalam jalur totalitas yang melintasi beberapa benua. Totalitasnya diperkirakan bisa mencapai sekitar 6 menit dan 23 detik, menjadikannya salah satu gerhana Matahari total terpanjang yang bisa diamati dari daratan dalam waktu lebih dari satu abad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena ini bukan sekadar soal kegelapan sesaat. Bagi banyak pengamat, korona, yakni atmosfer luar Matahari yang hanya terlihat saat gerhana total, akan muncul sebagai lingkaran cahaya halus di sekitar obyek Bulan yang menutupi Matahari, menawarkan pemandangan langit yang jarang terulang.

"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk melihat salah satu pertunjukan alam paling dramatis dan langka di langit," ujar Dr. Emily Lawson, astronom dan pengamat gerhana.

"Seluruh proses dari redupnya cahaya hingga totalitas penuh memberikan pandangan unik tentang dunia kita dan sistem Tata Surya," jelasnya.

Menurut para ahli, gerhana seperti ini menunjukkan betapa presisi orbit Bumi dan Bulan bekerja, dengan ukuran tampak Bulan cukup besar untuk sepenuhnya menutupi Matahari saat berada di posisi tertentu dalam orbitnya.

Meski gerhana Matahari parsial dan cincin (ring of fire) masih akan terjadi pada 2026 dan seterusnya, gerhana 2 Agustus 2027 diprediksi sebagai yang terdalam dan terlama hingga setelah tahun 2100, menjadikannya fenomena kosmik yang sangat dinantikan.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads