Gempa Bumi M 3.9 Terjadi di Sintang Akibat Aktivitas Sesar Adang

Gempa Bumi M 3.9 Terjadi di Sintang Akibat Aktivitas Sesar Adang

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 31 Jan 2026 15:37 WIB
Gempa Bumi M 3.9 Terjadi di Sintang Akibat Aktivitas Sesar Adang. (Dok. BMKG)
Foto: Gempa Bumi M 3.9 Terjadi di Sintang Akibat Aktivitas Sesar Adang. (Dok. BMKG)
Sintang -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik kembali terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Sabtu (31/1/2026) pukul 13.50 WIB.

Dijelaskan oleh Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Rasmid bahwa gempa bumi di Sintang memiliki parameter update dengan magnitudo 3.9.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.09° LU dan 111.76° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 87 kilometer (km) Timur Sekadau, Kalbar pada kedalaman 15 km.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Adang," katanya dalam keterangan yang diterima detikKalimantan, Sabtu siang.

Berdasarkan laporan masyarakat, kata dia, gempa bumi ini dirasakan di Sintang intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu.

Hingga pukul 14:17 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Ia mengimbau kepada masyarakat di wilayah Sintang dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.

"Hingga saat ini belum terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan," sambung Rasmid.

Diketahui, gempa bumi akibat aktivitas Sesar Adang sebelumnya juga terjadi pada pekan lalu. BMKG melaporkan gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,8 mengguncang wilayah Sekadau pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 14.27 WIB.

Episenter gempa berada di darat sekitar 89 kilometer timur Sekadau dengan kedalaman 10 kilometer. Getaran dirasakan di Sekadau, Sintang, dan Melawi dengan intensitas III-IV MMI.

Guncangan gempa pada pekan lalu dan hari ini juga dirasakan oleh warga Sintang dan sekitarnya. Salah satunya dirasakan Suyanto Tanjung, anggota DPRD Kalbar.

Rumahnya diketahui sempat rusak akibat gempa bumi berskala magnitudo 4.8 pada Jumat (23/1) lalu. Namun pada gempa dengan skala yang lebih kecil pada siang ini, Suyanto mengatakan sementara tidak ada terjadi di wilayahnya, Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, Sintang.

"Barusan ada gempa kecil terjadi lagi di daerah Kayan Hilir dan sekitarnya. Tapi aman. Sementara ini dilaporkan tidak ada rumah yang rusak," kata Suyanto.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads