Tata Cara Salat Tasbih di Malam Nisfu Syakban Lengkap Niat dan Bacaannya

Tata Cara Salat Tasbih di Malam Nisfu Syakban Lengkap Niat dan Bacaannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 02 Feb 2026 09:01 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi salat/Foto: Dok.BeritaKlik
Balikpapan -

Salat tasbih merupakan salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada malam Nisfu Syakban. Amalan ini mendapat perhatian khusus dari para ulama karena mengandung banyak zikir tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir yang menjadi inti dari pengagungan kepada Allah SWT.

Pada malam Nisfu Syakban yang dikenal sebagai malam penuh ampunan dan rahmat, salat tasbih dipandang sebagai ibadah yang sangat utama untuk menghidupkan malam tersebut.

Nisfu Syakban adalah malam pertengahan bulan Syakban, tepatnya malam tanggal 15 Syakban. Dalam kalender Hijriah tahun 1447 H, malam Nisfu Syakban dimulai pada Senin (2/2/2026) setelah waktu magrib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada malam inilah umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan salat sunah, termasuk salat tasbih. Salat tasbih disebut sebagai amalan utama karena Rasulullah SAW secara khusus mengajarkannya kepada pamannya, Sayyidina Abbas bin Abdul Muthalib, disertai penjelasan keutamaan dan pahala yang besar. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Rafi'.

Walaupun dinilai lemah, ulama Syafi'iyah seperti Abu Muhammad Al-Baghawi dan Abul Mahasin Ar-Rayani menganjurkan salat tasbih, sebagaimana dituturkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan ibadah, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis berikut:

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا
(رَوَاهُ ابْنُ مَاجَه فِي السُّنَنِ وَالْبَيْهَقِيُّ فِي شُعَبِ الْإِيْمَانِ)

Artinya: Apabila tiba malam Nisfu Syakban, maka hidupkanlah malamnya dan berpuasalah pada siang harinya. (HR. Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

Dalam menghidupkan malam tersebut, para ulama sepakat untuk memperbanyak salat sunah seperti salat taubat, tahajud, awwabin, dan termasuk di dalamnya salat tasbih.

Niat Salat Tasbih Malam Nisfu Syakban

Sebelum melaksanakan salat tasbih, niat dilafalkan di dalam hati. Berikut bacaan niat salat tasbih dua rakaat pada malam hari:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatat-tasbīḥi rak'ataini lillāhi ta'ālā.

Artinya: Aku berniat melaksanakan salat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Salat tasbih pada malam hari dikerjakan empat rakaat dengan dua kali salam, artinya setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Bacaan Tasbih dalam Salat Tasbih

Kalimat tasbih yang dibaca dalam salat tasbih adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Subḥānallāh wal-ḥamdu lillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'aẓīm.

Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Tata Cara Salat Tasbih

Ibnu Hajar Al-Haitami menjelaskan tata cara salat tasbih dalam kitab Al-Minhâjul Qawîm sebagai berikut:

و صلاة التسبيح وهي أربع ركعات يقول في كل ركعة بعد الفاتحة والسورة: سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر، زاد في الإحياء: ولا حول ولا قوة إلا بالله خمس عشرة مرة وفي كل من الركوع والاعتدال وكل من السجدتين والجلوس بينهما والجلوس بعد رفعه من السجدة الثانية في كل عشرة فذلك خمس وسبعون مرة في كل ركعة

Artinya: Dan (termasuk salat sunah) adalah salat tasbih, yaitu salat empat rakaat di mana dalam setiap rakaatnya setelah membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya membaca kalimat subhanallah walhamdulillah wallaillaha illallah wallahu akbar di dalam kitab ditambahi wa la gaula wa la quweata illa billah sebanyak 15 kali, dan pada tiap-tiap ruku', i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan duduk setelah sujud yang kedua masing-masing membaca (kalimat tersebut) sebanyak 10 kali. Maka itu semua berjumlah 75 kali dalam setiap satu rakaat.

Dalam setiap rakaat salat tasbih dilakukan sesuai urutan berikut:

  1. Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek, membaca tasbih 15 kali
  2. Saat ruku' membaca tasbih 10 kali
  3. Saat i'tidal membaca tasbih 10 kali
  4. Saat sujud pertama membaca tasbih 10 kali
  5. Saat duduk di antara dua sujud membaca tasbih 10 kali
  6. Saat sujud kedua membaca tasbih 10 kali
  7. Setelah sujud kedua sebelum berdiri membaca tasbih 10 kali

Dengan demikian, dalam satu rakaat dibaca 75 tasbih. Jika dikerjakan empat rakaat, jumlah keseluruhan bacaan tasbih adalah 300 kali.

Doa Setelah Tasyahud Akhir Salat Tasbih

Setelah membaca tasyahud akhir dan sebelum salam, dianjurkan membaca doa berikut:

لّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ تَوْفِيْقَ أَهْلِ الْهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ الْيَقِينِ وَمُنَاصَحَةَ أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَوَجَلَ أَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى أَخَافَك اَللّٰهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ مَخَافَةً تَحْجِزُنِيْ عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى أَعْمَلَ بِطَاعَتِكَ عَمَلًا أَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى أُنَاصِحَكَ بِالتَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ حَتَّى أَخْلُصَ لَكَ النَّصِيحَةَ حَيَاءً مِنْكَ وَحَتَّى أَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَحَتَّى أَكُوْنَ أُحْسِنَ الظَنَّ بِكَ، سُبْحَانَ خَالِقِ النُّورِ. ا هـ وَفِي رِوَايَةٍ خَالِقِ النَّارِ

Allâhumma innî as'aluka taufîqa ahlil hudâ, wa a'mâla ahlil yaqîn, wa munâshahata ahlit taubah, wa 'azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta'abbuda ahlil wara'i, wa 'irfâna ahlil 'ilmi hattâ akhâfak. Allâhumma innî as'aluka makhâfatan tahjizunî 'an ma'âshîka hattâ a'mala bi thâ'atika 'amalan astahiqqu bihî ridhâka wa hattâ unâshihaka bit taubah, khaufan minka hattâ akhlusha lakan nashîhata hayâ'an minka wa hattâ atawakkala 'alaika fil 'umûri kullihâ wa hattâ akûna 'uhsinuz zhanna bika, subhâna khâliqin nûr

Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara', dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Mahasuci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api)".

Waktu Salat Tasbih Nisfu Syakban

Salat tasbih boleh dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, selama tidak pada waktu yang dilarang untuk salat. Tetapi pada malam Nisfu Syakban, waktu paling utama adalah setelah magrib hingga menjelang subuh.

Imam Nawawi menjelaskan bila salat tasbih dilakukan di malam hari, lebih utama dikerjakan dua rakaat-dua rakaat dengan dua kali salam.

Keutamaan Salat Tasbih

Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr menjelaskan meskipun hadis salat tasbih dinilai lemah, para ulama besar mazhab Syafi'i seperti Al-Baghawi dan Ar-Rayani tetap menetapkan kesunahannya. Bahkan Imam As-Subki menegaskan orang yang mengetahui keutamaan salat tasbih namun meninggalkannya termasuk orang yang meremehkan agama.

Karena itulah, pada malam Nisfu Syaban yang penuh rahmat, salat tasbih menjadi salah satu amalan unggulan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan menghidupkan malam yang dimuliakan.

Demikian terkait tata cara, niat, bacaan, dan keutamaan salat tasbih di malam Nisfu Syakban. Semoga bermanfaat!

Halaman 2 dari 5


Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads