Sampel es buah di hajatan Desa Baruh Tabing, Kecamatan Banjang, Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel) diperiksa. Diduga, es buah tersebut mengakibatkan 153 orang mengalami keracunan.
"Sampel es buah dibawa dan akan diperiksa di Bapelkas Banjarbaru dan Laboratorium Tabalong," ujar Kapolsek Banjang AKP Robby, Senin (2/2/2026).
Tujuan pengecekan ini adalah untuk mengetahui kandungan yang ada di dalam es buah tersebut. Adapun gejala yang dialami para korban, antara lain mual, pusing, kepala berputar, hingga lidah terasa pahit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan memeriksa untuk mengetahui kandungan apa yang terdapat dalam es buah tersebut," tuturnya.
Adapun hasilnya, diperkirakan Robby akan keluar hari ini, Senin (2/2). Namun, ia masih menunggu proses pemeriksaan sampel dari es buah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, dugaan keracunan massal terjadi di sebuah hajatan di Desa Baruh Tabing, HSU, Minggu (1/2). Sebanyak 153 orang dilarikan ke puskesmas terdekat, termasuk anak-anak.
Adapun para korban dibawa ke Puskesmas Banjang dan ke Rumah Sakit Pembalah Batung. Dari total 153 orang, ada 8 orang yang masih dirawat, terdiri dari empat orang dewasa dan empat anak anak.
Robby menyebut, dugaan awal keracunan disebabkan minuman es yang terdiri dari buah pepaya, labu putih, nanas, selasih dan sirup leci.
(bai/bai)
