Innalillahi, Istri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Innalillahi, Istri Jenderal Hoegeng Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Tim detikNews - detikKalimantan
Selasa, 03 Feb 2026 14:31 WIB
Eyang Meriyati, istri mantan Kapolri alm Jenderal (purn) Hoegeng Iman Santoso (Herianto Batubara/BeritaKlik)
Foto: Eyang Meriyati, istri mantan Kapolri alm Jenderal (purn) Hoegeng Iman Santoso (Herianto Batubara/BeritaKlik)
Balikpapan -

Meriyati Roeslani Hoegeng meninggal dunia pada usia 100 tahun. Istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso itu dikenal sebagai Merry Roeslani atau Meri Hoegeng.

Dikutip dari detikNews, Meri Hoegeng tutup usia di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (3/2/2025) pukul 13.25 WIB. Meri Hoegeng sempat dirawat intensif di RS Polri sebelum mengembuskan napas terakhir. Jenazah akan disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok.

Meri Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda, dari pasangan dr Mas Soemakno Martokoesoemo dengan Jeanne Reyneke van Stuwe. Almarhumah Meri diketahui merupakan keponakan dari Besar Martokoesomo, advokat pribumi pertama di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meriyati dan Hoegeng menikah pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Mereka dikaruniai tiga orang anak, yakni Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng dan Sri Pamujining Rahayu.

Sejak menikah dengan Hoegeng, Meri mendampingi suaminya penempatan dinas di Medan hingga Jakarta. Saat Hoegeng pensiun dari kepolisian, Meri dan Hoegeng menghabiskan masa tua dengan menekuni hobi seperti melukis dan menyanyi.

Hoegeng dan Meri sempat menjadi pengisi acara baik di radio dan televisi. Mereka dikenal mengisi acara 'The Hawaiian Seniors' di TVRI dan sering kali berduet menyanyikan lagu bernuansa Hawaii. Hoegeng dan Meri menghabiskan masa tua di Depok, hingga Hoegeng tutup usia pada tahun 2004.

Eyang Meri, sapaan akrab Meriyati Hoegeng, diketahui memberikan Jenderal Sigit buku berjudul 'Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian'Eyang Meri, sapaan akrab Meriyati Hoegeng, diketahui memberikan Jenderal Sigit buku berjudul 'Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian' Foto: Eyang Meri, sapaan akrab Meriyati Hoegeng, diketahui memberikan Jenderal Sigit buku berjudul 'Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian' (dok.Polri)

Tepat ulang tahunnya yang ke-100 pada 2025 lalu, Meri meluncurkan buku biografinya yang berjudul 'Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian'. Buku tersebut disusun oleh cucunya, Krisnadi Ramajaya Hoegeng.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke kediaman Meri Hoegeng saat hari ini ulang tahun ke-100. Jenderal Sigit mendapatkan hadiah buku dari Meri Hoegeng. Saat ulang tahunnya yang ke-100, Eyang Meri sempat menyampaikan rasa syukurnya mendapatkan perhatian dari Kapolri dan jajaran.

"Saya hanya bisa berdoa semoga semuanya keadaan sehat, selamat dalam lindungan Allah SWT," kata Meri kepada wartawan, Senin (23/6/2025) lalu.

"Terima kasih, terima kasih," sambung Meri.

Pada malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2025 lalu, Meri Hoegeng sangat mengapresiasi gelaran Hoegeng Awards ke-4 tersebut. Meri turut menyampaikan pesan dalam video yang ditayangkan di panggung Malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2025 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/7/2025) lalu.

"Saya sangat berharap Polri tetap di hati dan dicintai masyarakat Indonesia. Selamat bagi para penerima awards, tolong jaga dengan baik dan benar. Doa dan kasihku selalu untuk Polri. Dan terakhir dari saya, titip Polri. Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua," tuturnya.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads