206 Siswa-Guru di Ketapang Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Disetop!

206 Siswa-Guru di Ketapang Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Disetop!

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 06 Feb 2026 10:00 WIB
Makan Bergizi Gratis di Ketapang, Kalimantan Barat.
Makan bergizi gratis di Ketapang. Foto: Dok. Istimewa
Ketapang -

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketapang Marau Riam Batu Gading dihentikan. Penutupan sementara ini buntut dari insiden keracunan 206 siswa dan guru di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Kamis (5/2/2026).

"SPPG Ketapang Marau Riam Batu Gading operasional sudah off atau diberhentikan sementara, hingga hasil uji laboratorium sampel keluar," kata Kepala Program MBG Region Kalbar Agus Kurniawi kepada detikKalimantan, Jumat (6/2/2026).

Saat ini pihak Agus bersama SPPG Ketapang Marau Riam Batu Gading sedang fokus untuk pengobatan dan pendataan korban yang dirawat di Puskesmas Marau. Ia pun berkomitmen bahwa seluruh biaya akibat kejadian ini akan ditanggung oleh SPPG.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SPPG Ketapang Marau Riam Batu Gading yang dikelola oleh Yayasan Surya Gizi Lestari mulai beroperasi pada 29 September 2025. Jumlah penerima manfaatnya sebanyak 15 kelompok atau 1.859 orang.

Atas kejadian ini, Agus meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan. Ia berjanji akan melakukan evaluasi dan investigasi mendalam baik internal maupun eksternal.

"Saya selaku Kepala MBG Region Kalbar dengan kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah, siswa dan orang tua siswa yang terdampak. Ini akan kami evaluasi kedepannya," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, mengatakan jumlah korban keracunan mencapai 206 orang. Sebagian ada yang dirujuk ke RSUD dr Agoesdjam Ketapang.

"Saat terakhir update, ada 206 pasien," ujarnya dikonfirmasi BeritaKlik, Kamis malam.

Sebagai langkah awal, Dinkes Kabupaten Ketapang langsung mengerahkan tim medis untuk penanganan kasus keracunan massal di Kecamatan Marau. Tim medis yang dikerahkan untuk menangani ratusan pasien itu berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Puskesmas Marau, Puskesmas Jelai Hulu, Puskesmas Suka Mulia, dan Puskesmas Marau.

"Kami telah mengerahkan tim medis dan sediakan obat Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) serta mengambil sampel," kata Feria.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads