Pelari Asal Kaltim Taklukkan Rute Prestisius Daegu Marathon 2026

Pelari Asal Kaltim Taklukkan Rute Prestisius Daegu Marathon 2026

Randy Prasatya - detikKalimantan
Selasa, 24 Feb 2026 19:00 WIB
Irma Handayani, pelari marathon asal Kalimantan Timur, sukses menaklukkan rute prestisius Daegu Marathon 2026.
Irma Handayani, pelari marathon asal Kalimantan Timur/Foto: dok. PB PASI
Balikpapan -

Para pelari jarak jauh Indonesia unjuk gigi di level Asia. Salah satu pelari berasal dari Kalimantan Timur yakni Irma Handayani.

Dikutip detikSport, dalam sepekan terakhir, skuad Merah Putih mencatatkan performa kompetitif pada dua ajang bergengsi, yakni Kejuaraan Lintas Alam Asia Ke-18 di Fukuoka, Jepang, serta Daegu Marathon 2026 di Korea Selatan.

Saat suhu rendah dan medan menantang di Fukuoka, Sabtu (21/2/2026), Daniel Simanjuntak tampil mencolok pada nomor 10 kilometer putra. Pelari asal Sumatera Utara ini menembus jajaran elite pelari lintas alam Asia dengan finis di peringkat ke-8. Daniel membukukan waktu 31 menit 32 detik, sebuah torehan impresif, mengingat ini merupakan pengalaman pertamanya berlaga di kejuaraan lintas alam internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Torehan positif juga diraih Novia Nur Nirwani di sektor putri. Berlaga di nomor yang sama, atlet asal Jakarta ini menempati peringkat ke-12 dengan catatan waktu 37 menit 40 detik. Serupa dengan Daniel, keberhasilan Novia bersaing di papan tengah Asia menjadi pencapaian gemilang bagi debutnya di lintasan cross-country.

Performa positif berlanjut ke aspal jalan raya Korea Selatan pada Minggu (22/2). Irma Handayani, pelari marathon asal Kalimantan Timur, menaklukkan rute prestisius Daegu Marathon 2026. Bersaing dengan deretan pelari elite dunia di rute berstatus Gold Label tersebut, Irma finis di peringkat ke-16 dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 01 detik. Torehan ini sekaligus mempertajam catatan waktu pribadi (Personal Best) miliknya.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan apresiasi tinggi atas daya juang para atlet yang mampu beradaptasi cepat dengan cuaca ekstrem dan karakteristik medan di Asia Timur.

Menurutnya, keberhasilan Daniel menembus 10 besar Asia serta konsistensi Novia dan Irma membuktikan program try-out dengan mengirimkan atlet ke luar negeri memberikan dampak nyata pada mentalitas bertanding.

"Hasil dari Fukuoka dan Daegu ini menjadi tolok ukur penting dalam evaluasi pembinaan jarak jauh kita. Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan penuh MIND ID sebagai mitra utama pembinaan atletik nasional. Dukungan ini jadi faktor krusial bagi PB PASI dalam mengirimkan atlet ke kompetisi internasional guna memperluas dan mematangkan jam terbang kompetisi mereka," ujar Luhut.

Keikutsertaan dalam dua ajang tersebut merupakan bagian dari persiapan jangka panjang PB PASI menuju agenda besar tahun 2026. Data teknis yang diperoleh dari Jepang dan Korea Selatan akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk memastikan para atlet mencapai puncak performa pada kejuaraan-kejuaraan internasional mendatang.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads