Mardani soal Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M: Salah Secara Logika-Etika

Mardani soal Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 M: Salah Secara Logika-Etika

Dwi Rahmawati - detikKalimantan
Jumat, 27 Feb 2026 17:00 WIB
Mardani Ali Sera di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025).
Mardani Ali Sera/Foto: (Dwi Rahmawati/BeritaKlik)
Samarinda -

Ketua Bappilu PKS yang juga anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, menyoroti anggaran pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud, yang mencapai Rp 8,5 miliar. Menurut Mardani, menjadi pimpinan mestinya melayani.

"Menjadi pemimpin itu melayani. Leaders eat last," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Dikutip detikNews, ia menyebut Gubernur Kaltim mestinya bisa lebih berempati. Ia mengatakan anggaran Rp 8,5 miliar untuk satu mobil sudah salah secara etika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bahkan mestinya yang paling akhir menikmatinya, mestinya punya empati. Secara logika dan etika angka Rp 8,5 M untuk satu mobil itu salah," ungkapnya.

Soal anggaran Rp 8,5 miliar itu awalnya dijelaskan Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. Dilansir Antara, Selasa (24/2), Sri menyebut rencana pengadaan telah melalui pertimbangan matang berdasarkan kebutuhan kedinasan dan efektivitas kerja kepala daerah.

Sri mengatakan kendaraan operasional tersebut ditujukan untuk menjangkau wilayah Kaltim yang punya karakteristik geografis ekstrem. Ia mengatakan mobil dinas gubernur harus bisa melalui medan berat di Kaltim.

"Pak Gubernur berkomitmen untuk memantau langsung setiap permasalahan di pelosok. Contohnya saat kunjungan ke Bongan, beliau ingin melihat sendiri kondisi jalan yang dikeluhkan warga. Untuk mencapai titik-titik krusial dengan medan seberat itu, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif," ujar Sri.

Baca selengkapnya di sini.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads