Viral Mobil Dinas Range Rover Putih KT 1 Melintas di Jalan Kaltim, Ini Faktanya

Viral Mobil Dinas Range Rover Putih KT 1 Melintas di Jalan Kaltim, Ini Faktanya

Riani Rahayu - detikKalimantan
Senin, 02 Mar 2026 15:46 WIB
Tangkapan layar mobil Range Rover yang mirip dengan spesifikasi mobil dinas Gubernur Kaltim melenggang di jalan Samarinda bernopol KT 1. (dok Istimewa)
Foto: Tangkapan layar mobil Range Rover yang mirip dengan spesifikasi mobil dinas Gubernur Kaltim melenggang di jalan Samarinda bernopol KT 1. (dok Istimewa)
Samarinda -

Pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang menjadi polemik akhirnya batal dan dikembalikan. Namun baru-baru ini muncul di media sosial sebuah mobil yang mirip dengan spesifikasi mobil dinas bernilai Rp 8,5 miliar itu melintas di jalanan Kaltim.

Mobil berjenis Range Rover berwarna putih itu bertuliskan KT 1 dengan pengawalan dari Patwal. Dalam narasi di medsos, iring-iringan terlihat melintas di Jalan Gajah Mada, depan Pasar Pagi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 14.02 Wita.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal menyatakan bahwa mobil tersebut bukan mobil dinas yang tengah dibicarakan saat ini. Dipastikan mobil itu merupakan milik pribadi Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak ada (bukan mobil dinas). Saya nggak hafal, tapi yang jelas mobil pak Gubernur itu ada entah itu mobil pribadi atau perusahaan," ujarnya saat konferensi pers di Kantor Diskominfo Kaltim, Senin (2/3/2026).

Faisal menegaskan, pihaknya tidak dapat merincikan lebih jauh karena itu merupakan ranah pribadi Gubernur. Namun ada kemungkinan lain bahwa mobil itu adalah milik perusahaan Rudy Mas'ud.

"Jadi kalau memang itu mobil perusahaan nanti laporannya akan muncul di perusahaan, tapi saya nggak masuk ke situ ya. Yang jelas mobil ini (mobil dinas) belum jalan dan hanya ada di Jakarta dan belum digunakan, jadi warna putih dengan interior satu-satunya di dunia," kata dia.

Hal ini juga diamini oleh penyedia mobil yang ikut dihadirkan, Direktur CV Afisera, Subhan. Ia menegaskan jika Gubernur Rudy memang memiliki mobil dengan jenis yang sama.

"Betul, sama mobilnya. Bisa dipastikan di kediaman beliau," pungkasnya.

Muhammad Faisal sebelumnya sudah mengatakan bahwa serah terima mobil Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e warna putih tersebut telah dilakukan pada 20 November 2025. Namun mobil tersebut masih berada di Jakarta.

"Walaupun sudah diserahterimakan, unit mobil ini masih berada di Jakarta. Sesuai arahan Bapak Gubernur, KPA dan PPK telah melakukan koordinasi dengan penyedia. Alhamdulillah pihak penyedia sangat memaklumi dan bersedia menerima pengembalian tersebut. Surat resmi juga telah dikirimkan pada hari Jumat kemarin," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (2/3).

Diberitakan sebelumnya, pengadaan mobil dinas gubernur oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp 8,5 miliar dibatalkan. Hal ini disampaikan melalui pesan suara Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud yang diunggah di instagram pribadinya @h.rudymasud dan instagram resmi Pemerintah Provinsi Kaltim @pemprov_kaltim.

Dalam unggahan tersebut, terdengar suara Rudy Mas'ud serta foto sang Gubernur, memutuskan pembatalan mobil dinasnya. Tak ada takarir yang menjelaskan unggahan itu.

"Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk membatalkan mobil dinas Gubernur yang sebelumnya direncanakan," ucap Rudy, dikutip detikKalimantan, Senin (2/3/2026).

Rudy mengaku telah mendengar suara warganya yang sebagian besar menolak pengadaan mobil dinas mahal itu. Ia menyampaikan bahwa keputusannya tak akan mengganggu kualitas pemerintahan.

"Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kaltim. Kami menegaskan keputusan ini, insya Allah tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan, dan tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal," lanjutnya.

Harum, begitu biasa dikenal julukannya, juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kaltim dan seluruh Indonesia. Ia pun mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh masyarakat dalam berbagai plaform.

"Fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat. Di bulan yang penuh maghfirah, teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kaltim," kata Rudy.

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads