Pontianak merupakan ibu kota Kalimantan Barat (Kalbar). Bagi detikers yang berada di kota tersebut, berikut ini jadwal buka puasa hari Selasa (10/3/2026).
Di 10 hari terakhir Ramadan, aktivitas ibadah umat Islam biasanya kian padat. Ada yang mulai menunaikan zakat fitrah, ada juga yang beriktikaf di masjid. Semoga ibadah puasanya lancar-lancar ya detikers.
Jadwal Buka Puasa Pontianak 10 Maret 2026:
- Magrib: 17:59 WIB
- Isya: 19:08 WIB
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Buka Puasa se-Indonesia
detikers juga bisa melihat jadwal buka puasa di kota lainnya dengan memasuki laman detikHikmah di BeritaKlik. Berikut cara mengaksesnya:
- Klik link https://detikhikmah.com/jadwal
- Pilih kota yang diinginkan pada menu "Cari Kota Lainnya"
- Halaman akan menampilkan jadwal Imsak dan buka puasa di kota tersebut.
- Jika ingin mengunduh jadwal imsak dan buka puasa, klik tombol "Download" untuk simpan jadwal.
Jadwal buka puasa ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI).
Iktikaf
Iktikaf adalah salah satu ibadah sunah yang biasanya dilakukan umat Islam pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan dengan cara berdiam diri di dalam masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Secara bahasa, iktikaf berarti berdiam diri atau menetap pada suatu tempat. Sementara menurut istilah, iktikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam waktu tertentu dengan melakukan berbagai amalan ibadah untuk mengharapkan rida Allah SWT.
Majelis Tarjih dan Tajdid dalam buku Tuntunan Ramadan menjelaskan iktikaf dilakukan dengan memperbanyak ibadah seperti zikir, doa, membaca Al-Qur'an, serta berbagai amalan lainnya selama berada di masjid.
Hal ini juga dijelaskan dalam Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim yang menyebutkan Rasulullah SAW menghidupkan 10 malam terakhir di bulan Ramadan dengan berdiam diri di masjid.
Ibadah ini juga memiliki dasar dalam Al-Qur'an. Salah satunya terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 yang menyebutkan tentang iktikaf di masjid.
وَأُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Artinya: Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan istri-istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam. Tetapi janganlah kamu mencampuri mereka ketika kamu sedang beriktikaf dalam masjid. Itulah batas-batas ketentuan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa.
(sun/des)
